Kepastian itu didapatkan setelah paket mencurigakan tersebut diperiksa oleh Gegana Sat brimob Polda Jatim.
"Paket itu dipastikan detonator bom ikan, jumlahnya 3 ribu," kata Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Arnapi kepada wartawan, Rabu (29/4/2015).
Arnapi mengatakan, dirinya masih melakukan pengembangan terhadap temuan yang hendak dikirim ke Bau-Bau, Sulawesi tenggara tersebut. Arnapi juga belum mengetahui siapa pemilik paket tersebut.
"Yang membawa hanya orang yang disuruh. Dia juga hanya seorang portir pelabuhan. Kami belum mengetahui siapa pemiliknya karena kurangnya saksi," ujar Arnapi.
Tiga paket mencurigakan tersebut diamankan Port Facility Securty Officer (PFSO) Tanjung Perak dan Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Selasa (28/4/2015).
Paket mencurigakabn itu terdeteksi x-ray saat melewati pemeriksaan di Terminal Penumpang Sementara (TPS) pelabuhan Tanjung Perak.
(iwd/iwd)










































