Warga yang kebanyakan ibu-ibu dan anak, Jumat (24/4/2015) malam berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri karena bau menyengat yang muncul. mereka banyak yang dievakuasi ke sekitar stadion dan Balai Desa Campurejo.
"Mendadak banget ini tadi kejadiannya. Warga berhamburan keluar rumah karena bau yang busuk dari Petrochina," ujar Jaelan (45) warga desa Ngampel.
Dari laporan perangkat Desa Ngampel, satu orang warga perempuan dibawa ke RSUD Bojonegoro karena merasa pusing dan mual.
Hingga saat ini hilir mudik tim evakuasi dari pihak JOB Petrochina juga masih berlangsung. Warga dibagikan masker supaya tidak menghirup udara kotor. Belum ada penjelasan dari JOB Pertamina-Petrochina East Java mengenai peristiwa terkait alat pengeboran minyak yang menimbulkan bau menyengat ini.
(fdn/fdn)











































