Kalau biasanya sosialisasi 4 pilar kebangsaan dilakukan ke masyarakat umum, namun untuk kali ini dilakukan terhadap generasi muda di SMKN Ihya' Ulumuddin, Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi, Kamis (23/4/2015).
"Ini awal yang kita lakukan terhadap generasi muda agar paham nasionalisme mereka tumbuh. Kecintaan terhadap NKRI muncul dari kegiatan ini, ujar Emilia Contessa kepada detikcom, di sela-sela kegiatan sosialisasi tersebut.
Sasaran generasi muda ini tambah Emilia, merupakan terobosan baru darinya, menangkal paham radikal yang saat ini menggerogoti kecintaan generasi muda terhadap NKRI, Pancasila, UUD 45 dan Bhineka Tunggal Ika.
"Paham ini sudah menggerogoti pandangan generasi muda. Sekarang jarang ada kegiatan seperti ini yang mengenal pemahaman tentang negara dan bangsa ini," tambahnya.
Untuk konsep yang diterapkan, kata Emil, dirinya menggelar lomba cerdas cermat dengan materi 4 pilar kebangsaan.
"Siswa tidak suka di gurui. Tapi dengan cerdas cermat siswa bisa belajar dulu dan paham terkait 4 pilar kebangsaan. Dan ini akan saya lakukan ke daerah pemilihan di seluruh Jatim," pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMK N Ihya' Ulumuddin, Gatot Kurnianta menyambut positif kegiatan sosialisasi 4 pilar kebangsaan ini. Saat ini dibutuhkan kegiatan seperti ini untuk penebalan kecintaan siswa terhadap bangsa dan negara.
Dan diharapkan kegiatan ini tidak hanya dilakukan tahunan ataupun hanya kegiatan insidentil saja.
"Sangat dibutuhkan. Saat ini pelajaran tentang negara dan bangsa ini sangat kurang dan perlu ditambah," tambahnya.
(bdh/bdh)
