Pelajar Putri di Pasuruan Jahit Bendera Merah Putih Sepanjang 100 Meter

Pelajar Putri di Pasuruan Jahit Bendera Merah Putih Sepanjang 100 Meter

- detikNews
Selasa, 21 Apr 2015 10:36 WIB
Pelajar Putri di Pasuruan Jahit Bendera Merah Putih Sepanjang 100 Meter
Foto: Muhajir Arifin
Pasuruan - Perempuan Indonesia memiliki hak dan kewajiban sama dengan kaum pria. Perempuan Indonesia harus mampu mengambil peran yang sama dalam pembangunan. Pesan itu muncul dalam peringatan Hari Kartini di SMAN I Kejayan, Pasuruan, Selasa (21/4/2015).

Sebanyak 325 siswi SMAN I Kejayan Kabupaten Pasuruan menjahit bendera merah putih sepanjang 100 meter untuk memperingati hari lahir pejuang emansipasi RA Kartini. Peringatan dipusatkan di halaman sekolah berlangsung dengan khidmat.

Ratusan siswi tersebut membentangkan kain warna merah dan kain warna putih masing-masing sepanjang 100 meter dengan lebar 30 centimeter. Mereka kemudian menjahit kain tersebut secara manual dengan jarum dan benang hingga membentuk bendera merah putih sepanjang 100 meter dengan lebar 60 centimeter.

Sementara para siswi menjahit, ratusan siswa membentuk formasi tulisan SMANIKE yang merupakan singkatan SMAN I Kejayan. Formasi tersebut kemudian dilingkupi dengan bendera yang baru selesai dijahit.

"Peringatan ini untuk menanamkan cinta tanah air. Menanamkan pada diri siswi bahwa perempuan punya kesempatan yang sama, tantangan dan peran yang sama dalam pembangunan," kata Wakil Kepala Sekolah, yang juga guru kesenian, Edy Santoso.

Edy menyatakan para siswi harus mampu meneruskan cinta-cita pejuang asal Jepara tersebut di kehidupan modern. "Tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya dan norma kesusilaan," terang Edy.

SMAN I Kejayan merupakan satu-satu sekolah di Kabupaten Pasuruan yang paling kreatif. Selain selalu memiliki ide kreatif dalam memperingati hari-hari besar, para siswa sekolah ini juga dikenal karena even carnival of the river yang digelar setiap tahun. Parade busana bahan kertas bekas yang dilakukan di atas sungai tersebut selalu menyedot perhatian masyarakat.


(bdh/bdh)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini