Tergiur Dana Profesi, Pensiunan PNS Tertipu Pria Mengaku Sekda

Tergiur Dana Profesi, Pensiunan PNS Tertipu Pria Mengaku Sekda

- detikNews
Sabtu, 18 Apr 2015 09:28 WIB
Situbondo - Harapan Achmad Buadi untuk mendapatkan dana profesi sebagai pensiunan PNS di Situbondo, berujung gigit jari. Betapa tidak, alih-alih mendapatkan dana profesi senilai Rp 125 juta, uang Rp 4,5 juta milik kakek 65 tahun itu malah melayang percuma. Uang Rp 4,5 juta itu dikirimkan Achmad Buadi melalui sebuah bank di Situbondo, sebagai syarat untuk mencairkan tunjangan dana profesi.

Pria asal Desa/Kecamatan Jatibanteng itu baru sadar terperangkap aksi penipuan, setelah dana profesi yang diharapkan tak kunjung dicairkan. Tahu begitu, Achmad Buadi pun segera mengadukan nasib yang menimpanya itu ke Mapolres Situbondo.

"Laporan dugaan penipuan dengan modus iming-iming dana profesi itu sudah diterima, dan kini sudah dalam penyelidikan polisi," kata Kasubbag Humas Polres Situbondo, Ipda Nanang Priambodo, Sabtu (18/4/2015).

Ironisnya, pelaku penipuan itu berkedok sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Situbondo, Saifullah. Achmad Buadi semakin yakin yang dialaminya hanya modus penipuan, setelah konfirmasi langsung kepada Sekda Saifullah.

"Setelah ditanya, pak Sekda memastikan jika program dana tunjangan profesi itu tidak ada alias fiktif," tandas Ahmad Fuadi kepada polisi.

Keterangan yang dihimpun detikcom, ikhwal penipuan berkedok tunjangan dana profesi yang dialami Achmad Buadi, konon berawal dari telepon yang mengatas-namakan Sekda Saifullah.

Melalui telepon, Sekda gadungan itu menyampaikan, jika Achmad Buadi akan menerima tunjangan dana profesi senilai Rp 125 juta. Mendengar itu, karuan saja korban langsung jadi tergiur. Saat itulah, Sekda gadungan lantas menyampaikan persyaratan kepada Achmad Buadi, untuk dapat mencairkan dana profesi tersebut.

Dengan dalih untuk konstribusi, Achmad Buadi diminta mengirimkan uang senilai Rp 4,5 juta ke sebuah rekening BRI, atas nama Ika Yuliati. Tanpa pikir panjang, korban pun bergegas mendatangi BRI Unit Besuki, untuk mentransfer uang yang diminta pelaku. Usai mengirimkan uang, korban sontak jadi terkejut. Sebab, dana profesi yang dijanjikan ternyata tidak kunjung dicairkan.

(bdh/bdh)
Berita Terkait