Ayah satu anak ini tak tahu harus melakukan apa untuk mengetahui nasib sang istri yang sudah tiga tahun tak ada kejelasan. Kesedihan terpancar dari raut Sarnam (68) begitu memulai bercerita tentang nasib istrinya, Sumiari (40). Sejak berpamitan pergi bekerja, sang istri tak pernah pulang dan berkirim kabar, alih-alih berkirim uang.
"Sejak berangkat nggak ada kabar, saya juga nggak tahu nomornya," kata Sarnam di rumah Kades Kalirejo Nurul Huda, Jumat (17/4/2015).
Sarnam mengaku hanya bisa mengadu ke kepala desa karena sudah tak tahu apa yang harus dilakukan. Sarnam mengatakan istrinya berangkat atas ajakan seorang calo bernama Maslahah pada 2012 silam.
Sang calo yang asli warga setempat memang sudah beberapa kali memberangkatkan warga sekitar ke Arab Saudi. Berbekal KTP dan Kartu Keluarga, Sumiari mempercayai Maslahah dan akhirnya berangkat.
"Katanya biaya keberangkatan dari potong gaji," ujar Sarnam.
Sarnam mengaku sebenarnya sudah melarang istrinya pergi. Namun karena tergiur gaji besar, sang istri nekat. "Dia bilang 'Aku mau ke Arab, mau cari uang besar' ya saya nggak bisa melarang," terangnya.
Sarnam sudah mencoba menanyakan ihwal istrinya kepada sang calo, namun tak mendapat jawaban memuaskan dan semakin membuatnya panik. "Dia (Maslahah) bilang 'istrimu kabur dari rumah majikan' gitu aja," terangnya.
Sang Kepala Desa, Nurul Huda, mengatakan Maslahah merupakan warga asli Kalirejo dan sekarang berdomisili di Jakarta. Saat pulang ia biasanya mengajak warga untuk bekerja ke Arab Suadi.
"Dia itu calo, banyak yang dibawa dia. Ia pulang saat akan mencari orang yang mau diajak ke Arab, nggak tahu saya apa perusahaannya,"
Huda juga mengaku sudah beberapa kali menelpon calo dan mendapat jawaban sama. "Pada saya dia juga bilang Sumiari kabur, gitu aja," ujarnya.
Ia mengaku tak bisa melakukan apa-apa karena Sumiari berangkat secara ilegal, sebagaimana warganya yang lain yang bekerja ke luar negeri.
"Terus terang saya nggak tahu saat mereka berangkat, saya tahu seorang warga kerja di Arab saat ada laporan seperti ini," ujar Huda.
(fat/fat)











































