"Kami menerima laporan sekitar pukul 06.00 WIB. Crane itu mogok di jalur menyempit yang menanjak sebelum Jembatan Branjangan," ujar Kasat Lantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Yusis kepada detikcom, Kamis (16/4/2015).
Yusis mengatakan, begitu mendapat laporan, pihaknya segera berupaya melakukan evakuasi. Crane mogok tersebut bisa dipinggirkan sekitar pukul 07.30 WIB. Namun imbas dari mogoknya crane itu begitu parah. Apalagi saat itu kondisi hujan turun cukup deras.
Karena terjadi saat jam sibuk, kemacetan yang terjadi mengular panjang baik di Jalan Tambak Langon dan Tambak Oso Wilangon. Sebagian pengguna motor yang terjebak macet di Jalan Tambak Oso Wilangon berputar arah. Mereka lewat jalan yang melewati Stadion Gelora Bung Tomo. Bahkan sebagian ada yang nekat masuk ke tol.
Untuk terus mengurai kemacetan, polisi menyetop kendaraan berbadan besar dan mengarahkan lewat tol. Upaya itu membantu mengurai kemacetan, namun belum sepenuhnya. Hal itu terjadi karena masih adanya truk yang keluar masuk dari kawasan pergudangan yang lokasinya ada di Jalan Tambak Oso Wilangon di dekat mulut Jembatan Branjangan.
Hingga pukul 10.00 WIB, kemacetan masih terjadi. Kemacetan mulai mencair meski lalu lintas belum benar-benar lancar.
(iwd/fat)










































