Namun saat asyik berduaan dalam kamar, dua pasangan bukan suami istri itu dikejutkan dengan kedatangan sejumlah warga, yang tiba-tiba menggerebek. Beruntung, keduanya segera diamankan polisi yang ikut datang ke lokasi kejadian.
"Mereka berdua sudah sering datang berduaan ke rumah itu. Saya ditegur warga karena status mereka tidak jelas. Lingkungan kami tidak ingin dicemari dengan tindakan seperti itu, karena ikut merasakan panasnya," kata Faruk, warga setempat.
Keterangan yang dihimpun detikcom menyebutkan, sebelum digerebek, keduanya sudah cukup lama diincar warga. Mereka berdua kerap datang dan masuk ke dalam rumah Bu Ana, warga Jalan Seroja Kelurahan Dawuhan. Warga yang kesal akhirnya memutuskan untuk melakukan penggerebekan.
Benar saja, di depan warga SH mengaku, jika statusnya dengan IS tanpa ikatan pernikahan. Disebut-sebut IS masih punya suami, namun sedang pisah ranjang. Sementara SH sendiri memiliki istri. Suami dan istri kedua pasangan itu bahkan sama-sama berprofesi sebagai PNS di lingkungan pemkab Situbondo.
"Saya sering ke sini karena sering dimintai tolong sama pemilik rumah. Dulu saya memang ngekos di sini. Tapi tidak setiap saya ke sini pasti bareng sama dia (IS, red). Kadang-kadang saya juga sendiri," tandas SH.
Kasat Sabhara Polres Situbondo, AKP Hariyono mengatakan, kedua pasangan yang digerebek warga itu kini diamankan di Mapolres Situbondo. Keduanya masih didata dan diberi pembinaan.
(fat/fat)











































