Si monyet baru melepas gigitannya, setelah nenek balita, Jamilatin (52), bergegas datang. Sambil terus menangis kesakitan, Bunga yang putri dari pasangan Poniran-Qibtiyah langsung dilarikan ke IGD RSU dr Abdoer Rahem Situbondo. Selama cucunya dirawat, sang nenek terus menjerit histeris. Sesekali Jamilatin juga meminta agar monyet liar itu segera ditembak.
"Duh, saya kasihan cucu saya. Betapa dia harus merasakan sakitnya digigit kera. Tolong, tolong, bunuh keranya itu, tembak saja," teriak Jamilatin di depan IGD RSU Situbondo.
Keterangan yang dihimpun detikcom menyebutkan, Bunga Imaraniyah digigit monyet liar saat bermain di depan rumahnya. Sesaat sebelum kejadian, si balita sebenarnya sedang bermain dengan ditemani neneknya, Jamilatin. Saat si balita asyik bermain, Jamilatin masuk ke dalam rumah untuk mengambil air.
Saat sang nenek ke dalam rumah itulah, Bunga yang sedang sendiri di halaman rumahnya tiba-tiba diserang monyet liar. Praktis, korban pun langsung menjerit-jerit kesakitan, hingga Jamilatin bergegas keluar. Betapa terkejutnya, karena saat itu didapati cucunya sedang digigit kera liar.
"Sudah lebih 10 hari monyet liar itu terus diburu warga karena meresahkan. Sampai-sampai ada monyet tetangga yang luka-luka diserang monyet liar itu. Sekarang malah menyerang anak-anak," tandas Adi, tetangga korban.
(fat/fat)










































