Menurut Kepala Sekolah SMAN 1 Kota Blitar, Ahmad Damanhuri, pemasangan CCTV ini menjadi bagian dari pelaksanaan UN.
"Sebagaimana motto yang ada di UN, 'Jujur 100 Persen Lulus 100 Persen'. Tujuannya agar pelaksanaan ujian nasional tidak ada pelanggaran-pelanggaran," terang Damanhuri kepada wartawan, Senin (13/4/2015).
Kamera CCTV kemudian di control dari ruang khusus oleh pengawas. Jika menemukan adanya kecurangan, maka pengawas langsung menindak. Terdapat 3 pengawas di ruang control tersebut. Mereka terus memelototi monitor mengawasi gerak-gerik peserta dan pengawas ujian.
"Sejauh ini tidak ada temuan mas. Semoga sampai akhir semua berjalan dengan lancar," lanjut Damanhuri.
Memang di sekolah ini, jelas dia, belum menerapkan system ujian berbasis komputer atau masih menggunakan sistem manual. Sehingga pihak sekolah merasa perlu mengawasi 360 siswanya.
Dari pantauan detikcom, dengan pemasangan CCTV ini siswa terlihat lebih tertib. Jika ada yang mencurigakan, pengawas tak segan-segan memberikan peringatan kepada peserta.
"Kami tidak ingin siswa kami lulus dengan cara tidak jujur. Ini merupakan pembelajaran untuk tidak melakukan kecurangan. Masa depan bangsa ini ditentukan oleh apa yang mereka perbuat hari ini. Kalau tidak jujur maka ke depannya mereka juga akan melakukan hal yang sama," tutup Damanhuri.
(fat/fat)











































