Pelaksanaan dua model UN mendapat perhatian langsung dari Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini dan pimpinan daerah Provinsi Jatim, Senin (13/4/2015).
Pantauan detikcom, dalam rombongan terpantau Risma bersama Kapolda Jatim Irjen Pol Anas Yusuf, Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Setija Junianta serta Kepala Dinas Pendidikan Surabaya Ikhsan melakukan sidak ke sekolah yang melaksanakan UN dua model.
Rombongan melakukan sidak pertama di SMKN 8 Jalan Kamboja yang menggelar UN dengan model Paper Base Test (PBT). Walikota Risma bersama rombongan menyempatkan melihat kondisi kelas yang akan digunakan untuk UN.
Puas melihat sidak di SMKN 8, rombongan melanjutkan sidak ke SMAN 5 Jalan Kususma Bangsa yang melaksanakan ujian dengan basis komputer.
"Mudah mudahan UN baik basis komputer dan paper berjalan baik dan lancar. Tapi akan terus kita pantau dan evaluasi pasca pelaksanaan hari ini sebagai masukan untuk hari berikutnya," kata Kepala Dinas Pendidikan Surabaya, Ikhsan.
UN tingkat SMA sederajat di Surabaya sendiri akan diikuti 37.868 siswa. Peserta UN dibagi menjadi dua yakni siswa yang mengikuti UN Computer Base Test (CBT) sebanyak 16.969 dan siswa yang mengikuti Paper Base Test (PBT) sebanyak 20.899 siswa.
(ze/fat)











































