Mengantisipasi gangguan tersebut, setiap sekolah mempunyai solusi tersendiri.
"Yang perlu diantisipasi adalah listrik padam yang akan menjadi kendala penyelenggaran UN CBT," ujar Kabid Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Kabupaten Jombang Fatkhurrahman saat dihubungi detikcom, Jumat (10/4/2015).
Karena itu Fatkhurrahman mengimbau agar masing-masing sekolah menyiapkan genset. "Sudah disiapkan genset di setiap ruangan ujian. Apabila listrik padam menggunakan genset," lanjut Fatkhurrahman.
Fatkhurrahman menambahkan, UN CBT digelar di SMAN 2 Jombang, SMKN 1 Jombang, dan SMA Darul Ulum 2 Peterongan. Peserta UN berbasis komputer itu mencapai 1.142 orang. Di SMAN 2 diikuti 287 peserta, di SMA Darul Ulum 2 diikuti 298 peserta, di SMKN 1 diikuti 557 peserta.
"Kesiapan fasilitas komputer sudah siap, setiap sekolah menyediakan sepertiga komputer dari jumlah peserta, dan sudah diverifikasi," kata Fatkhurrahman dihubungi detikcom,
Lantaran setiap komputer untuk 3 peserta UN, lanjut Fatkhurrahman, maka UN CBT di 3 sekolah itu dibagi dalam 3 shift. Pada UN tulis, dalam sehari peserta mengerjakan soal 2 mata pelajaran, maka peserta UN CBT hanya mengerjakan soal 1 mata pelajaran.
"UN CBT nanti mulainya bersamaan dengan UN tulis. Namun, UN online berlangsung selama 6 hari. Pelaksanaan mulai Senin sampai Kamis, dilanjutkan Senin sampai Selasa minggu berikutnya," ungkapnya.
UN 2015 tingkat SMA/SMK sederajat akan digelar serentak pada 13-15 April mendatang. Peserta UN keseluruhan di Jombang sebanyak 18.501. Peserta SMA sebanyak 5.686 orang, SMK 7.513 peserta, dan dari MA (Madrasah Aliyah) 5.302 peserta.
(iwd/iwd)











































