Pantauan detikcom di lapangan, antrean kendaraan angkutan barang ini hingga mencapai pantai wisata Watudodol, atau berjarak sekitar 7 km dari Pelabuhan ASDP Ketapang.
Beberapa kantong parkir yang disediakan oleh pihak ASDP sudah penuh. Kantong-kantong parkir tersebut terdapat di lapangan parkir PT KAI, Pelabuhan Tanjung Wangi dan Terminal Sritanjung.
"Kita sudah antre 4 jam lebih. Saya bawa beras mau dikirim ke Denpasar. Telat sudah pak harusnya jam 12 siang sudah sampai sana. Ini malah antre disini," ujar Suyono salah satu sopir truk kepada detikcom, Kamis (9/4/2015).
Menurut Suyono, antrean panjang ini terjadi sejak kemarin. Dan semakin menumpuk pada dini hari tadi. Sebab kebanyakan kendaraan pengangkut sembako berangkat pada malam hari.
"Biasanya malam hari sopir-sopir berangkat. Cuman kalau beras atau sembako berangkat agak pagi," pungkasnya.
Hal yang sama diungkapkan oleh Sony, sopir kendaraan pengangkut sayur ini mengaku terpaksa balik kanan, karena sayur yang diangkutnya sudah layu dan hampir busuk.
"Kita balik aja mas. Soalnya dah busuk sayurnya," ujarnya menggerutu.
Hingga kini kapal-kapal LCT masih mogok berlayar. Saat ini di dermaga LCM Ketapang hanya 3 kapal yang melayani penyeberangan. 3 Kapal KMP yang beroperasi saat ini, antara lain KMP Safinah Daroin, KMP Tri Sakti Elfina dan KMP Dharma Ferry I.
(bdh/bdh)










































