Sopir mobil boks Weni Kurnia Adityawan (26) mengatakan, sebelum kecelakaan, dirinya melaju dari arah Jombang menuju Surabaya dengan kecepatan sekitar 70 Km per jam. Tiba di jalan menikung Dusun Genengan sekitar pukul 15.10 WIB, tiba-tiba mobil yang dikemudikan pria asal Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto itu selip dan hilang kendali.
"Saya melaju kencang, tiba-tiba mobil selip ke kiri karena jalan licin. Saya rem tetap nyelonong dan terjun," kata Weni kepada detikcom di lokasi, Selasa (7/4/2015).
Mobil pengangkut air mineral kemasan itu terjun bebas menimpa warung kopi (warkop) milik Khotimah (50) warga Dusun Genengan. Akibatnya, bagian belakang warung yang sarat perabotan itu hancur berantakan.
Khotimah menuturkan, saat kejadian dirinya hendak membuat kopi di warungnya. Beruntung, saat mobil boks tanpa muatan itu menimpa warungnya, dirinya belum sempat masuk ke dalam warung yang terletak tepat di depan rumahnya.
"Saya mau masuk warung, tiba-tiba terdengar suara benturan sangat keras, ternyata mobil ini menimpa warung saya. Tadi keluar asap, saya panik dan takut," tuturnya dengan gemetar karena shock.
By Pass Mojokerto yang melalui Dusun Genengan memiliki ketinggian sekitar 4 meter dari dasar rumah warga. Apabila dilihat dari jalan tersebut, rumah warga hanya nampak atapnya. Kondisi jalan yang menikung, diperparah tidak adanya pembatas jalan membuat kerap terjadi mobil maupun motor terjungkal menimpa rumah warga.
Hal itu dibenarkan warga Dusun Genengan lainnya, Khusnul (40). Ibu rumah tangga ini mengatakan, setidaknya terdapat 5 rumah warga yang berada persis di bawah By Pass Mojokerto. Tidak adanya pembatas jalan membuat warga was-was lantaran takut rumahnya tertimpa kendaraan yang terjun.
"Sering kali mobil maupun motor jatuh dari jalan dan menimpa rumah warga. Warga menjadi takut berada di dalam rumah,"
Khusnul berharap, pemerintah segera memasang pembatas jalan di sepanjang desanya. "Harapan kami dipasang pembatas besi supaya tidak ada lagi kendaraan yang menimpa rumah kami," pungkasnya.
Selain merusak warung Khotimah, sopir mobil boks dan keneknya Sugeng (54) asal Desa Wunut, Kecamatan Mojoanyar, Mojokerto mengalami luka ringan. Akibat benturan saat mobil terjungkal, Weni mengalami luka di bahu kirinya, sedangkan Sugeng hanya luka lecet di pelipis kirinya.
Untuk mengevakuasi mobil naas itu, petugas dari Sat Lantas Polres Mojokerto mendatangkan sebuah mobil derek.
(iwd/iwd)











































