Polisi Sterilisasi Gereja Jelang Paskah

Polisi Sterilisasi Gereja Jelang Paskah

- detikNews
Kamis, 02 Apr 2015 16:37 WIB
Polisi Sterilisasi Gereja Jelang Paskah
Unit K-9 (anjing pelacak) dilibatkan dalam sterilisasi gereja
Surabaya - Hari raya wafatnya Isa Al Masih atau paskah akan diperingati umat kristiani. Polisi pun mengadakan sterilisasi gereja untuk membuat umat kristiani merasa aman dan nyaman dalam mengikuti misa.

"Kami tidak hanya mensterilisasi gereja saja, tetapi kami juga melakukan penjagaan dan pengamanan," ujar Kabag Ops Polrestabes Surabaya AKBP Raydian Kokrosono kepada wartawan di Gereja Kelahiran Santa Perawan Maria di Jalan Kepanjen, Kamis (2/4/2015).

Raydian mengatakan, untuk pengamanan 300 gereja di wilayah hukum Polrestabes Surabaya, pihaknya menerjunkan 1.180 personel. Para personel tersebut disebar untuk melakukan pengamanan di gereja yang sudah ditunjuk.

"Banyaknya personel yang melakukan pengamanan disesuaikan dengan besar dan ramainya gereja," lanjut Raydian.

Menurut Raydian, ada 10 gereja besar di wilayah Surabaya. Gereja itu adalah Gereja Bethany di Jalan Nginden, Gereja Kristus Raja di Jalan Residen Sudirman, Gereka Sakramen di Jalan Pagesangan.

Gereja Hati Kudus di Jalan Polisi Istimewa, Gereja Redeptor Mundi di Jalan Dukuh Kupang, Gereja Santa Maria Perawan di Jalan Kepanjen, Gereja Pantekosta di Jalan Arjuna, Gereja Aloysius Gonzaga di Jalan Satelit Indah, dan Gereja Gloria di Jalan HR Muhammad.

"Relatif personel pengamanan yang berjaga di situ lebih banyak," pungkas Raydian.

Polres Pelabuhan Tanjung Perak juga melakukan sterilisasi gereja di wilayahnya. Untuk pengamanan paskah, 500 personel diterjunkan.

"Ada 30 gereja di wilayah kami. Dari jumlah itu, ada lima gereja besar yang pengamanannya jelas memerlukan personel yang lebih banyak," ujar Kasat Sabhara Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Farid Yusuf.

Polrestabes Surabaya melakukan sterilisasi di Gereja Kelahiran Santa Perawan Maria, sementara Polres Pelabuhan Tanjung Perak melakukan sterilisasi di Gereja St. Mikael di Jalan Tanjung Sadari.

Sterilisasi dilakukan menggunakan metal detector, mirror, dan anjing pelacak. Setiap ruangan dan sudut gereja diperiksa menggunakan alat tersebut. Tidak ditemukan hal atau benda mencurigakan saat dilakukan sterilisasi.

(iwd/iwd)
Berita Terkait