Mereka terjaring dalam operasi penegakan ketertiban dan disiplin (gaktiplin) anggota. Dari pengamatan detikcom, Selasa (31/3/2015), anggota propam dan satlantas menghentikan kendaraan setiap anggota yang hendak masuk ke Polrestabes Surabaya.
Setiap anggota diminta menunjukkan surat kelengkapan kendaraan. Mobil dan motor milik anggota pun dipelototi untuk melihat apakah perlengkapan kendaraan lengkap atau tidak serta apakah ada perlengkapan kendaraan yang tidak sesuai standar.
Hasilnya, sebanyak lima anggota yang terdiri dari anggota Sabhara dan Binmas terkena tilang. Mereka diantaranya tidak membawa STNK, tidak memasang plat nomor, dan memasang plat nomor yang sudah dimodifikasi.
"Yang melanggar kena tilang. Mereka wajib melengkapi surat dan kelengkapan kendaraan," ujar Kasubbag Humas Polrestabes Surabaya Kompol Widjanarko.
Widjanarko mengatakan, operasi gaktiplin ini bertujuan untuk menertibkan anggota menjelang dilakukannya operasi simpatik Semeru 2015 yang akan digelar 1 April 2015 besok.
"Semoga operasi gaktiplin ini bisa membuat anggota lebih dispilin dan tak ada yang melanggar lagi pada oeprasi Simpatik Semeru yang digelar selama dua minggu ke depan," tandas Widjanarko.
(iwd/fat)











































