Mie Kangkung, Kuliner Baru Banyuwangi

Mie Kangkung, Kuliner Baru Banyuwangi

- detikNews
Minggu, 29 Mar 2015 12:57 WIB
Mie Kangkung, Kuliner Baru Banyuwangi
Banyuwangi - Mie berwarna hijau ini cukup menggoda. Biasanya, mie berwarna kuning atau cenderung kecokelatan. Tapi lantaran ada campuran dari kangkung, bahan sayur murah yang banyak ditemukan sungai, mie ini cukup memikat dinikmati.

Kangkung segar yang baru dipetik, dihaluskan dan kemudian dicampurkan dengan adonan mie dari tepung. Percampuran ini memunculkan warna hijau pada bahan mie ‎yang kemudian dicetak panjang.

"Ini kita juga tunjukkan cara membuat mie dari kangkung. Agar pengunjung tau dan percaya jika mie ini terbuat dari kangkung," ujar Heni Wahyutin pembuat mie kangkung, kepada detikcom, saat ditemui di kios Kangkung Setingkes, di Banyuwangi Art Week Festival, Minggu (29/3/2015).

Munculnya ide membuat mie kangkung ini, kata Heni, lantaran diwilayahnnya, di Desa Penataban Kecamatan Giri, banyak tumbuhan kangkung. Karena tak memiliki nilai ekonomis yang menjanjikan, dirinya bersama dengan Pokmas di desa itu, kemudian membuat inovasi untuk merubah image kangkung menjadi lebih mahal.

"Akhirnya kita buat mie kangkung. Kita promosikan lewat kegiatan ini. Kita siap buka ‎pembelian eceran atau partai," tambahnya.

Mie kangkung yang disajikan kepada pembeli, tambah Heni, ‎sangat simpel. Mie dimasak hingga matang, kemudian dicampuri ayam dan garnis berupa sayur, acar dan bawang goreng. Tidak lupa beberapa cabe untuk rasa pedasnya.

Pembeli harus antri menunggu giliran untuk dimasakkan mie kangkung. Karena proses memasaknya juga dilakukan didepan pembeli.

‎Selain di masak mie, kangkung juga dibuat‎ untuk minuman. Pokmas ini juga membuat sirup kangkung dan jus kangkung. Caranya hampir sama, kangkung dihaluskan dan kemudian dicampur dengan gula.

Makanan dari kangkung ini dipercaya memiliki serat yang banyak. Sehingga makanan ini bisa dinikmati untuk kalangan muda dan tua.

"Biasanya mereka yang tidak suka sayur itu makan ini. Karena rasanya sudah agak beda dari sayur," pungkas Heni.


(bdh/bdh)
Berita Terkait