Dilaporkan Curi Meja, Karyawan Kebersihan Hypermart Ditangkap Polisi

Dilaporkan Curi Meja, Karyawan Kebersihan Hypermart Ditangkap Polisi

- detikNews
Selasa, 24 Mar 2015 12:55 WIB
Batu - Nasib nahas menimpa Imam Basuki (40), petugas kebersihan Hypermart di Lippo Plaza, Kota Batu. Warga Jalan Wukir ini ditangkap polisi setelah dilaporkan mencuri meja yang tergeletak di halaman plaza tersebut.

"Benar kasus itu kami tangani. Setelah mendapat laporan dari Hypermart Lippo Plaza Batu," ujar Kasubag Humas Polres Batu AKP Waluyo kepada detikcom, Selasa (24/3/2015).

Waluyo membeberkan, bahwa kejadian pencurian meja itu terjadi pada 8 Febuari 2015 lalu, dan pengelola Hypermart melaporkan ke Polresta Batu pada 15 Febuari 2015.

"Kami dapat laporan dan langsung menanganinya. Dalam laporan itu, pelaku diduga telah mencuri meja kerja berada depan ruang gudang Hypermart. Kejadiannya dini hari dimana saat itu pelaku tengah menjalankan aktifitas kerjanya," beber Waluyo.

Ditambahkan, selama penanganan perkara, penyidik meminta keterangan saksi dan mengumpulkan sejumlah barang bukti. Diantaranya adalah rekaman CCTV.

Menurut Waluyo, dalam rekaman CCTV terlihat jelas pelaku membawa meja yang terletak depan gudang. "Meja itu setiap hari digunakan untuk mencatat keluar masuk barang," tuturnya.

Dengan keterangan saksi dan bukti yang cukup. Penyidik meningkatkan status pelaku menjadi tersangka dan proses penyidikan dilakukan. Untuk mempercepat berkas perkara, petugas melakukan penahanan.

Menurut keterangan yang dihimpun detikcom, tak berselang lama dilaporkan, polisi langsung membekuk Imam bersama barang bukti meja yang diletakkan di rumahnya.

"Kami menahan pelaku untuk proses penyidikan, dan 17 Maret 2015 lalu berkas selesai dan kami limpahkan kepada kejaksaan," tegasnya.

Waluyo mengaku, jika Polres Batu sudah menangani perkara secara profesional dan menganut prosedur yang berlaku. Jadi adanya anggapan kriminalisasi terhadap Imam sangat keliru. "Mana mungkin kita tidak berjalan sesuai prosedur dan tanpa bukti kuat untuk melakukan penahanan," akunya.

Santernya isu kesengajaan polisi menahan Imam, karena pelapor Lippo Plaza Batu sangat disayangkan. "Kami juga kaget, pertama keluarga baik-baik saja tanpa mempermasalahkan. Tetapi kini jadi begitu," sesalnya.


(bdh/bdh)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini