Dari pantauan detikcom, wistawan betah berlama-lama di kawasan Bromo, apalagi cuaca cukup cerah. Pengunjung bisa melihat kawah Gunung Bromo dari dekat. Ardi dan Titis, wisatawan dari Jember dan Madiun, mengaku senang dengan suasana keindahan Gunung Bromo.
"Saya mengagumi keindahan gunung terbaik di dunia. Dan terlebih lagi tradisi dan budaya suku Tengger yang sangat ramah, meski saat ini merayakan nyepi," kata Titis dan Ardi kepada detikcom, Minggu (22/3/2015).
Sementara Heri Susanto, petugas kehutanan TNBTS Bromo, dirinya meyakini selama perayaan nyepi masyarakat Tengger, keberadaan pengunjung tidak pudar, malah bertambah.
"Selama dua hari ini peningkatan wisatawan saat liburan nyepi, per harinya sekitar 50 persen," akunya.
Dia menuturkan sejak liburan Nyepi selama dua hari, pengunjung Bromo meningkat hampir 50 persen. Biasanya pengunjung hanya 500 orang per hari, namun saat ini mencapai lebih 1.000 orang.
Dia pun mengimbau agar wisatawan lebih berhati-hati radius 1 Km saat di puncak Gunung Bromo, karena masih mengeluarkan debu vulkanik.
(fat/fat)











































