"Ditemukan mengapung di pinggir sungai oleh seorang pemancing atas nama Buadi," ujar Kapolsek Wonokromo Muhammad Purbaya kepada detikcom, Selasa (17/3/2015).
Setelah bayi itu diangkat, penemuan tersebut segera dilaporkan ke Polsek Wonokromo. Setelah dilakukan identifikasi bayi itu segera dibawa ke kamar mayat RSU dr Soetomo.
"Bayi tersebut diperkirakan sudah berusia tiga hari," lanjut mantan Kasat Lantas Polres Gresik itu.
Purbaya menduga bahwa bayi laki-laki tersebut merupakan hasil hubungan gelap. Karena tak diinginkan, orang tua si bayi membuangnya ke sungai di sebelah barat Surabaya yang bermuara ke Sungai Jagir.
"Kami akan coba telusuri siapa orang tua yang tega membuang darah dagingnya sendiri," tandas Purbaya.
(iwd/fat)










































