Kemiskinan Membuat Keluarga ini Hidup Bersama Tiga Ekor Sapi

Kemiskinan Membuat Keluarga ini Hidup Bersama Tiga Ekor Sapi

- detikNews
Kamis, 12 Mar 2015 08:25 WIB
Kemiskinan Membuat Keluarga ini Hidup Bersama Tiga Ekor Sapi
Buari hidup bersama keluarganya dengan 3 ekor sapi/M Aminudin
Malang - Bertahun-tahun lamanya, Buari (72), bersama keluarganya hidup bersama sapi milik orang yang dirawatnya. Kandang berukuran 4x6 meter itu untuk merawat tiga ekor sapi, sekaligus digunakan sebagai tempat tinggal di Dusun Baran Temboro RT06/RW03, Kelurahan Cemorokandang, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.

Rumah berdinding bambu itu dihuni, Buari, istrinya Sukita (65) dan putranya Bayu Aji (19). Bayu Aji hanya tamatan SD harus membantu Buari merawat ternak sapi milik majikannya.

Hasil merawat sapi itulah menjadi pemasukan Buari menutup kebutuhan hidup dengan bekerja sebagai buruh tani. Lahan yang dihuni saat ini bersama sapi dan keluarganya adalah tanah milik Buari. Luasnya sekitar 100 meter persegi.

Namun, kondisi pas-pasan membuat mereka tinggal bersama ternak. Dengan kondisi lingkungan yang tidak sehat. Buari mendesain sedemikian rupa bangunan kandang tersebut. Di sisi kiri dibuat untuk masing-masing kandang, di depannya tempat pakan ternak yang bersebelahan dengan pintu masuk.

Sisi bangunan sebelah kanan tepat di samping kandang disekat dengan dinding bambu. Di situ digunakan keluarga Buari untuk memasak menggunakan tungku kayu bakar. Di depannya diletakkan meja untuk menaruh makanan, sekaligus berhimpitan dengan tempat tidur.

"Ternak ini bukan milik kami, tetapi kami merawatnya dengan upah jika beranak atau dijual," kata Buari ditemui di tempat tinggalnya, Kamis (12/3/2015).

Buari tampak pasrah, dengan kondisi yang tengah dihadapi. Dirinya memilih ikhlas menjalani hidup. "Ini kondisi yang sudah bertahun-tahun kami jalani," ungkapnya datar.

Camat Kedungkandang Pent Haryoto mengaku, sudah mengajukan program bedah
rumah bagi Buari. Pihaknya berharap segera bisa terealisasi, sehingga Buari bisa hidup layak.

"Kami sudah ajukan bedah rumah. Mudah-mudahan bisa terealisasi," katanya ditemui terpisah.

Dia mengungkapkan, dua tahun silam dirinya sudah mengajukan renovasi bagi tempat tinggal Buari, hal itu ditemui dirinya saat blusukan ke wilayah kerjanya. Namun, langkah Pent gagal, karena saat itu Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri yang bakal digunakan untuk mendanai justru dipakai membangun paving jalan.

"Dulu sudah diajukan, malah dibuat untuk paving. Kini saya kembali kesini harus direnovasi, masak mereka tinggal dengan sapi sangat tidak layak," akunya.


(fat/fat)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini