Gubernur Soekarwo Hadiri HUT ke-65 Satpol PP di Banyuwangi

Gubernur Soekarwo Hadiri HUT ke-65 Satpol PP di Banyuwangi

- detikNews
Rabu, 11 Mar 2015 09:56 WIB
Gubernur Soekarwo Hadiri HUT ke-65 Satpol PP di Banyuwangi
Foto: Putri Akmal
Banyuwangi - Kabupaten Banyuwangi menjadi tuan rumah puncak peringatan HUT ke-65 Satpol PP Jawa Timur. Dalam gelar pasukan yang diikuti sekitar 1.178 Satpol PP ini dipimpin Gubernur Jawa Timur, Soekarwo.

Perayaan ini dipusatkan di Taman Blambangan. Diawali dengan parade defile satpol PP kemudian dilanjutkan upacara resmi. Dari Satpol PP yang diikuti oleh 38 Kabupaten/Kota se Jawa Timur, mereka ditantang unjuk kebolehan baris berbaris saat memasuki lapangan upacara.

"Satpol PP adalah seorang sipil pilihan yang harus selalu mengedepankan dialog dan pendekatan kemasyarakatan," ujar Gubernur Soekarwo dalam sambutannya, Rabu (11/3/2015).

Usai upacara, dilanjutkan dengan simulasi penanggulangan bencana Badan SAR nasional (Basarnas). Simulasi ini juga diikuti oleh tim satgas penanggulangan bencana daerah yang terdiri atas staf badan penanggulangan bencana daerah (BPBD), Tagana (taruna siaga bencana), dan anggota Satpol PP.

Secara khusus anggota Satpol PP Banyuwangi menyuguhkan tarian Selendang Pamong. Tarian ini berkolaborasi antara anggota Satpol PP dengan para penari Gandrung sekaligus unjuk kebolehan seni bela diri.

Sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT Satpol PP juga digelar kegiatan bedah rumah. Sedikitnya ada 3 rumah milik warga miskin di Banyuwangi yang telah dibedah.

Didampingi Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, HUT Satpol PP ini juga dihadiri Kepala Basarnas Surabaya III Hernanto, seluruh Kepala Satpol PP di Jawa Timur dan beberapa kepala daerah di Jawa Timur.

Namun, di tengah khidmatnya gelar pasukan Satpol PP ini, Protokoler Jatim yang mengawal berlangsungnya perayaan Satpol PP terasa sangat ketat dan penuh aturan. Pengamanan terhadap Gubernur Soekarwo saat inspeksi pasukan terkesan sakral dan mengalahkan pengamanan protokoler Presiden.

Beberapa jurnalis yang meliput kegiatan dan ingin mengambil gambar terbaik tak segan ditegur keras oleh protokoler Provinsi Jatim.

"Balik balik tidak boleh masuk areal ini!," kata Protokoler Jatim berbaju cokelat dengan lantang.

Tak ayal kejadian ini disayangkan beberapa jurnalis yang meliput kegiatan tersebut. Beberapa gambar yang diambil rekan wartawan pun tak maksimal. "Protokolernya ngalah-ngalahin protokoler presiden, over," tandas salah satu wartawan.

(fat/fat)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini