Residivis Begal Ranmor di Sidoarjo dan Mojokerto Tewas Didor

Residivis Begal Ranmor di Sidoarjo dan Mojokerto Tewas Didor

- detikNews
Rabu, 11 Mar 2015 08:33 WIB
Residivis Begal Ranmor di Sidoarjo dan Mojokerto Tewas Didor
Surabaya - Seorang residivis kasus pencurian dengan kekerasan (curas) yang biasa melakukan aksi begal kendaraan bermotor (ranmor) di kawasan Sidoarjo dan Mojokerto, tewas setelah didor petugas dari subdit Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim.

Aditio Anwar alias Tio, warga Krian Stasiun, Sidoarjo ini, tewas setelah didor anggota Jatanras Polda Jatim, pada Rabu (11/3/2015) dini hari.

"Tersangka merupakan residivis dan DPO (daftar pencarian orang) berkaiatan kasus 365 R2 (curas motor roda dua) di wilayah Mojokerto dan Sidoarjo tahun lalu," kata Kanit Bajak Sandera Subdit Jatanras Kompol A Jumhur.

Sebelum tewas didor polisi, dua bulan lalu Tio selesai menjalani hukuman dari lembaga pemasyarakatan,

Kemudian, petugas mendapatkan informasi bahwa, residivis tersebut kambuh dan melakukan aksi pada 1 Februari 2015 sekitar pukul 00.30 wib di Jalan By Pas Pandaan arah Surabaya-Malang.

Korban Bambang Inawan warga Pandaan pada malam itu yang mengendarai mobil dihentikan di tengah jalan oleh komplotan begal tersebut. Kemudian korban diborgol pelaku dengan maksud akan menguasai mobilnya.

Korban berhasil melarikan diri dan meminta pertolongan. 3 Komplotan pelaku kejahatan jalanan tersebut melarikan diri dan hanya mendapatkan tas yang berisi dompet, uang dan surat-surat serta handphone.

Berdasarkan laporan polisi nomor LP/35/II/2015/Jatim/Res-Pas/Sek PND tanggal 1 Februari, tempat kejadian perkara Jalan Raya Pandaan, petugas melakukan penyelidikan dan menguntit pelaku.

Penyelidikan tersebut membuahkan hasil. Tadi malam pada saat tersangka dalam perjalanan dari Krian menuju ke Surabaya bersama dua temannya yang berboncengan, terus dibuntuti petugas.

Saat di Jalan Raya Waru sebelum mall Cito, tersangka yang hanya sendirian mengendarai motor dihentikan polisi. Tersangka berusaha melakukan perlawanan. Sedangkan kedua temannya yang berboncengan melarikan diri.

Tersangka terjatuh dari motornya dan langsung menyerang petugas dengan menggunakan pisau penghabisan. Seketika itu, petugas mengarahkan tembakan dan mengenai bagian bagian depan tubuh residivis tersebut.

Tio tersungkur dan dibawa ke rumah sakit. Namun dalam perjalanan, warga Krian itu tewas. Jasad Tio ini dibawa ke kamar jenazah rumah sakit umum dr Soetomo, Surabaya.

"Barang bukti yang diamankan dari tas tersangka, ada satu tas berisi bahan peledak 2 bondet. Handphone dan surat-surat milik korban yang TKP-nya di Pandaan. Sebilah pisau penghabisan. Sepeda motor (Honda BeAT) yang diduga hasil dari kejahatan," tandasnya.

(roi/fat)
Berita Terkait