Tema yang diusung dalam musrenbang tahun 2015 ini adalah 'Membangun Kabupaten Blitar Melalui Penguatan Pembangunan Desa Menuju Perekonomian yang Berdaya Saing dan Terpenuhinya Pelayanan Publik'.
Musrenbang yang diikuti seluruh SKPD, Camat dan kepala desa se-kabupaten Blitar, digelar di Gedung Serbaguna Pemkab Blitar, Selasa (10/3/2015).
"Musrenbang tingkat desa sudah dilaksanakan pada Januari, kecamatan Februari, sementara musrenbang tingkat kabupaten kita laksanakan hari ini. Acara ini dihadiri 300 peserta lebih," Kata Kepala Bappeda Kabupaten Blitar Mangatas Lumban Tobing.
Dalam kegiatan ini Tobing mengungkapkan hasil yang ingin dicapai dalam kegiatan musrenbang tersebut. "Yang pertama disepakatinya arah kebijakan, prioritas pembangunan dan plafon/pagu dana indikatif berdasarkan fungsi/SKPD dalam rencana pembangunan Kabupaten Blitar tahun 2016. Yang kedua adanya daftar usulan prioritas hasil musrenbang kecamatan yang disepakati untuk dimasukkan dalam Renja-SKPD tahun 2016," ujarnya.
Menurut Bupati Blitar Herry Noegroho, musrenbang tahun 2015 ini merupakan musrenbang terakhir masa kepemimpinannya. Ia mengharapkan, meskipun dilaksanakan dalam suasana sederhana, musrenbang ini dapat berjalan dengan baik.
"Ini merupakan musrenbang terakhir bagi saya. Seperti diketahui, tahun 2015 ini merupakan tahun politik Pilkada dan saya sudah tidak dapat mencalonkan kembali. Saya berharap agar musrenbang ini menelurkan keputusan-keputusan yang strategis dalam membangun masyarakat desa," ujarnya.
Bupati Herry juga menyinggung capaian-capaian pembangunan yang selama ini telah diraih. "Lapangan pekerjaan kita telah tumbuh, hal ini berbanding lurus dengan angka pengangguran dan kemiskinan yang terus menurun. Sejauh ini, ekonomi kita bertumpu pada pertanian. 20 dari 22 kecamatan merupakan masyarakat petani. Hanya 2 kecamatan yang bergantung dari perdagangan. Itupun melibatkan hanya sebagian kecil masyarakat. Semoga bupati penerus saya nantinya lebih baik membawa Kabupaten Blitar menjadi daerah yang sejahtera," tutup Herry.
Selain musrenbang, kegiatan tersebut juga diisi diskusi dengan tema 'Pembangunan Ekonomi Desa' yang disampaikan oleh Prof DR Bambang Supriyono MSi dari Univertitas Brawijawa Malang. Dalam pemaparannya, Bambang menjelaskan mengenai pembangunan ekonomi, pemberdayaan masyarakat dan orientasi pemberdayaan masyarakat.
(bdh/bdh)











































