Salah seorang penumpang bus Dwiyo Heru Waskito (56) mengatakan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 13.30 Wib. Bus bernopol AG 7690 UR ini melaju dari arah Surabaya menuju Jombang. Tiba di lokasi kejadian, bus yang dikemudikan Sujianto (52) asal Desa Ploso Lor, Kecamatan Ploso Klaten, Kabupaten Kediri ini tiba-tiba nyelonong ke kiri.
"Melajunya tidak kencang, tiba-tiba nyelonong ke kiri menabrak dahan pohon nangka kemudian menabrak teras rumah. Bus terhenti setelah menabrak pagar gudang," kata pria asal Desa Tegalsari, Kecamatan/Kota Balikpapan, Kaltim ini kepada detikcom di lokasi kecelakaan.
Saat bus menghantam bangunan rumah warga, lanjut Heru, sempat terjadi kepanikan para penumpang. Guncangan hebat dia rasakan akibat benturan antara bus dengan bangunan rumah. Kaca bus sebelah kiri pecah dan melukai sejumlah penumpang yang duduk di barisan kursi sisi kiri. Kaca depan bus juga hancur tak tersisa.
"Penumpang terluka karena pecahan kaca bus, semuanya panik menyelamatkan diri karena takut bus meledak," imbuh penumpang yang hendak menuju Kediri ini sembari menunjukkan luka lecet di siku kiri dan jari kaki kirinya terkena pecahan kaca bus.
Sementara pemilik rumah Suroso menuturkan, saat kejadian dirinya beserta 4 anggota keluarganya sedang berada di ruangan belakang rumah. Dia mengaku tak mendengar suara apapun sebelumnya. Hanya saja tiba-tiba terdengar suara gemuruh dan benturan keras saat Bus Harapan Jaya itu menghancurkan teras dan ruang tamu rumahnya.
"Untung saya sekeluarga berada di belakang sehingga tidak ada yang terluka," ungkapnya.
Kanit Lantas Polsek Trowulan AKP Joko Pranoto mengatakan, bus naas ini mengangkut 31 penumpang. Korban luka-luka akibat kecelakaan ini sebanyak 8 orang termasuk kondektur bus. Seluruh korban telah dievakuasi ke RSI Sakinah. Sementara sopir bus telah diamankan di Mapolsek Trowulan.
"Kronologisnya seperti apa dan penyebabnya bagaimana masih kita selidiki," kata Joko singkat.
Selain merobohkan bagian depan rumah Suroso, bus juga merobohkan pagar gudang distributor makanan ringan yang berada persis di sisi kiri rumah. Sampai saat ini, bangkai bus masih berada di lokasi kecelakaan. Seluruh penumpang bus yang tak terluka telah melanjutkan perjalanan dengan Bus Harapan Jaya lainnya.
(bdh/bdh)











































