Namun mempertimbangkan psikologis keluarga korban dan keselamatan tersangka, polisi terpaksa memindahkan lokasi rekonstruksi di sebuah rumah warga Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban.
"Diambil rekonstruksi di sini dengan pertimbangan psikologis dari pihak keluarga korban," Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP Suharyono, kepada sejumlah wartawan usai rekonstruksi.
"Kemudian alasan yang kedua, mempertimbangkan keselamatan tersangka. Lalu yang ketiga demi lancarnya proses penyidikan," lanjutnya menjelaskan kenapa rekonstruksi tidak dilakukan di lokasi sebenarnya.
Dalam rekonstruksi ini tersangka memperagakan 35 adegan. Dimulai saat tersangka datang memarkir sepeda motor, hingga menjual ayam hasil curian dan membuang barang bukti kayu yang digunakan memukul korban hingga tewas.
"Semuanya di lokasi kejadian total 33 adegan, lalu nanti ditambah 2 lagi yang terakhir, yaitu menjual ayam dan membuang barang bukti," terang Suharyono.
Terungkap saat rekonstruksi, tersangka membunuh korban karena memergoki aksinya melakukan pencurian. Awalnya tersangka sempat berniat kabur, tapi korban berteriak-teriak, sehingga tersangka berbuat nekat.
Korban dibunuh dengan cara memukul kepalanya menggunakan balok kayu sebanyak 3 kali. Korban yang dalam kondisi sekarat kemudian ditinggalkan begitu saja. "Dipukul kepalanya sebanyak tiga kali," ungkap Kasat Reskrim.
Aksi pencurian yang dilakukan tersangka hanya berhasil menggondol 2 ekor ayam jago. Hasil curian tersebut kemudian dijual dengan harga Rp 170 ribu.
"Ayam kemudian dijual pada orang di Pom Bensin. Satu ekor laku Rp 100 ribu, satu lagi laku Rp 70.000," pungkasnya.
Muhammad Subekan (8), siswa kelas 2 SD dibunuh pencuri yang menyatroni rumahnya, Rabu (24/2) siang. Saat itu korban yang baru pulang dari sekolah sendirian di rumah, karena orang tuanya bekerja. Pelaku nekad menghabisi nyawa korban, karena memergoki aksinya mencuri.
Pelaku diketahui merukan paman korban sendiri. Laki-laki pengagguran itu merupakan adik ipar ayam korban, atau suami dari bibi korban.
(fat/fat)











































