Menurut Moh Makki, salah satu warga yang rumahnya diterjang puting beliung mengaku, saat itu dirinya berada di dalam rumah bersama keluarganya. Beruntung, karena spontanitas dirinya dan keluarganya bergegas keluar rumah.
"Semua rumah yang menjadi korban angin di desa ini tidak ada korban jiwa, hanya saja kerugian materi yaitu perabotan rumahnya. Kalau di rumah saya kerugiannya sekitar Rp 5 juta, termasuk perabotan rumah dan kerusakan atap dan genteng," kata Makki pada sejumlah wartawan.
Camat Paiton M Yasin mengungkapkan, dari 11 rumah, sekitar 5 rumah mengalami kerusakan yang cukup parah. 2 Rumah rusak berat. Sedangkan Madrasah Ummul Qur'an di Desa Sumberanyar pagarnya rusak parah. Begitu pula TK Kartini di Desa Paiton, juga mengalami kerusakan yang cukup parah.
Guna membantu warga yang menjadi korban puting beliung, anggota TNI dari Koramil Paiton, megerahkan sebanyak 17 personel untuk membantu melakukan perbaikan rumah warga dan yayasan yang rusak.
"Kami turut berpartisipasi atas bencana ini. Kami kerahkan 17 personel membantu perbaikan hingga perbaikan selesai," jelas Danramil Paiton Kapt Inf Matali.
(bdh/bdh)











































