Manfaatkan Lahan Sempit dengan Meraup Keuntungan Budidaya Seledri

- detikNews
Minggu, 01 Mar 2015 12:00 WIB
Foto: M Rofiq
Probolinggo - Sebuah rumah yang dihuni Fatkhurahman, pria paruh baya berusia 54 tahun, warga Jalan Juanda, Kelurahan Tisnonegaran, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, berhasil membudidaya tanaman seledri di lahan sempit kawasan Pesisir pantai utara.

Ia memanfaatkan gang sempit rumahnya yang hanya memiliki luas 1,5 meter dengan barang bekas dari gelas air mineral. Upaya membudidaya seledri dari hasil uji coba selama 4 tahun ini bisa meraup keuntungan hingga Rp 5-7 juta per bulan.

Ide kreatif bapak 3 anak ini berawal dari mencoba-coba membudidaya tanaman seledri yang dicampur dengan tanaman bibit mangga dan jeruk purut.

Banyaknya pesanan seledri yang datang, membuat dirinya bersama istri mencoba menanam bibit seledri yang seharusnya ditanam di dataran tinggi dan bersuhu dingin.

Karena habitat tanaman seledri berada di kawasan dingin, usaha membudidaya selalu mengalami kegagalan. Namun berkat keuletan dan kegigihanya, pria paruh baya ini terus mencoba dan kemudian berhasil membudidaya seledri.

Menurut Fatkhurahman, saat ini dirinya bisa menghasilkan pundi-pundi uang. Konon tanaman seledri selain sayuran sup dan bisa mencegah penyakit darah tinggi, stroke dan memperbaiki fungsi ginjal. Konsumen tak perlu khawatir, pasalnya selama perawatan tak menggunakan pupuk kimia melainkan hanya menggunakan pupuk kompos.

"Satu pohon seledri dijual dengan harga Rp 5 ribu untuk seledri yang memiliki tinggi 10 cm dan 10 ribu untuk tanaman seledri yang memiliki tinggi 15cm. Alhamdulillah lebih dari cukup keuntungan yang saya raup," kata Fatkhurahman.

Tanaman seledri hasil budidaya Fatkhurahman dipasarkan hanya di wilayah Probolinggo, Pasuruan dan Jember. Meski masih banyak pemesan datang dari daerah lain, Fatkhur sapaan akbrab Fatkhurahman tidak bisa melayani karena keterbatasan bibit seledri.

Mungkin hobi yang dilakukan Fatkhur ini bisa menjadi inspirasi Anda untuk mencoba menanam seledri di rumah meski dengan lahan yang sempit.


(fat/fat)