Pecatan TNI ini Pernah Terlibat Pembunuhan Anggota Brimob Tahun 2004

- detikNews
Selasa, 24 Feb 2015 10:46 WIB
Surabaya - Tarsono, pembunuh pengusaha keramik dan granit yang dibuang di Pacet, Budi Hartono Tamadjaja (45) pernah terlibat kasus pembunuhan anggota Brimob 2004 silam.

"Dia (Tarsono) pecatan marinir ini juga pelaku pembunuhan anggota Brimob 2004 silam. TKP-nya di Jemursari tepatnya di Mie 55," kata Kanit Resmob Polrestabes Surabaya, AKP Agung Pribadi pada detikcom, Selasa (24/2/2015).

Agung mengungkapkan penangkapan pelaku yang berperan menculik dan menganiaya korban ini untuk mematahkan alibi dua anggota militer aktif yang terlibat dan mengelak ikut terlibat dalam pembunuhan.

"Makanya tak kencengi, awalnya dua militer aktif ini mengelak terlibat. Tapi begitu Tarsono tertangkap, kita kroscek. Alibi kedua anggota militer terbantahkan dan tidak bisa mengelak lagi," ungkap Agung.

6 Pelaku pembunuhan sudah ditangkap bergelombang yang terdiri 4 pelaku warga sipil yakni Rendro Wibowo alias Wid (41), warga Pacar Kembang II dan Fitroni alias Roni (29), warga Mulyorejo serta otak pembunuhan, Alex Hermawanto (40) dan istrinya Manasye Rieneke (32) ditangkap di Bandara Ngurah Rai Bali saat hendak terbang kabur menuju Brisbane, Australia.

Dua pelaku lainnya merupakan anggota TNI aktif yang dibekuk yakni WR (35), seorang tamtama yang berdinas di Dermaga Ujung dan JS anggota militer aktif.

Peran para pelaku juga berbeda-beda. Alex adalah pelaku yang mengeksekusi atau membunuh korban. Roni adalah pelaku yang menguras uang korban di ATM. Wid, WR, JS, Tarsono adalah para pelaku yang menculik dan menganiaya korban. Sementara istri Alex mengetahui, dan ikut serta dalam pembagian uang.

Dari kasus tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti yakni pakaian yang terakhir kali dikenakan korban, tali kawat (bendrat), plastik, lakban, mobil pelaku yakni Mazada BT 50, Toyota Avanza nopol W 473 XM, dan Toyota Kijang Innova nopol L 1064 FF.

Jenazah pengusaha yang tinggal di Perum Galaxi Bumi Permai L-4 No 11 Surabaya, itu ditemukan Rabu (24/12) sore di bawah Jembatan Kembar Watu Ombo, Pacet Mojokerto, dalam keadaan telanjang.

Saat ditemukan, kepala korban dibungkus tas plastik dan mulut dilakban. Hingga kini pelaku pembunuhan belum terungkap. Polisi masih terus melakukan penelusuruan. Sementara mobil Mazda BT 50 double cabin warna putih bernopol L 9347 VB ditemukan di Bandara Juanda dan ATM-nya dikuras pelaku.

(ze/fat)