Untuk mengevakuasi mayat, dilakukan menggunakan perahu karet oleh tim SAR gabungan. Guna proses identifikasi, jasad mayat langsung dibawa ke Kamar Jenazah RSU dr Abdoer Rahem Situbondo.
"Mayat ditemukan nelayan di perairan air tawar, masuk Dusun Merak Desa Sumberwaru. Sudah dekat dengan pantai, hanya beberapa ratus meter saja dari bibir pantai," kata Kasatpolair Polres Situbondo AKP Bashori Alwi.
Keterangan yang diperoleh detikcom, mayat ditemukan nelayan setempat saat hendak berangkat melaut. Saat ditemukan, kondisi mayat sudah mulai rusak.
Selain bengkak, sebagian kulit korban juga sudah melepuh. Korban diperkirakan sudah tiga harian terapung di laut. Jasad mayat itu hanya mengenakan baju warna putih. Sementara bagian bawahnya sudah tanpa pakaian.
"Tidak ada identitas sama sekali. Ciri-ciri mayat berusia sekitar 40 tahunan, tinggi 163 cm, kulitnya sawo matang, dan rumbutnya hitam agak panjang," beber Bashori Alwi.
Menurut Bashori, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan jajaran Polsek di Situbondo maupun Polres di kabupaten tetangga. Khususnya yang memiliki wilayah laut. Sebab, saat ini di wilayah Situbondo sendiri tidak ada informasi atau laporan orang hilang di laut.
(bdh/bdh)











































