Beruntung warga yang mengetahuinya segera mengevakuasi korban dan melarikannya ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan.
Menurut penuturan warga, wanita yang melakukan aksi nekat itu diketahui dalam keadaan hamil 5 bulan. Itu diketahui saat beberapa warga mengetahui saat memberikan pertolongan.
Dari identitas yang ditemukan wanita tersebut, beralamatkan di Jalan Mayang Dalam, Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Data ini diketahui, dari buku nikah di dalam tas korban.
Alex salah seorang saksi mata yang mengetahui langsung proses percobaan bunuh diri menuturkan, sebelum loncat, Rahayu melemparkan batu ke sungai terlebih dahulu.
"Mungkin itu dilakukan untuk melihat seberapa dalam Sungai Berantas," ujar Alex saat ditemui di lokasi kejadian.
Usai melempar batu ke sungai, wanita nahas itu mengeluarkan handphone-nya dan terlihat menelepon seseorang.
"Saya tahu dia mengeluarkan handphone dan menelepon seseorang, sekitar beberapa menit kemudian dia loncat," sambungnya.
Alex menerangkan, wanita kelahiran 4 April 1993 itu dalam kondisi sedih. Dia menduga sedang ada masalah keluarga. "Warga tidak ada yang mengenali wanita itu. Dia menaruh tasnya sebelum loncat," tegasnya.
Kini korban dibawa ke RS Syaiful Anwar Malang, untuk dilakukan pertolongan. Sebab saat dibawa ke ambulance, wanita itu masih bernafas.
(fat/fat)










































