"Peran ponpes sangat penting. Tidak hanya bertugas mendidik santri saja, tetapi juga turut aktif dan ikut menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat," ujar Arnapi saat mengunjungi Ponpes Al Fithrah di Kenjeran, Rabu (21/1/2015).
Arnapi menambahkan, tugas polisi memang menjaga keamanan dan ketertiba. Tetapi tanpa bantuan masyarakat, tugas polisi tidak akan berjalan maksimal. Karena itu, Arnapi akan terus merangkul setiap golongan masyarakat.
Dan ponpes adalah salah satunya. Ponpes bagi Arnapi sangat penting karena mempunyai basis massa yang bisa diharapkan turut menjaga keamanan dan ketertiban.
"Kami ingin bersinergi dengan semua tokoh masyarakat yang ada di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Karena itu kami juga mengajak Forum Pimpinan Kecamatan (Forpimka) kemari," lanjut Arnapi.
Arnapi juga mengingatkan agar setiap masyarakat tidak terpengaruh dan bisa menolak paham radikal seperti ISIS. Arnapi tidak mengharapkan paham-paham seperti itu bisa masuk ke ponpes.
"Diharapkan ponpes bisa menangkap paham-paham seperti itu," jelas Arnapi.
Sementara itu, Ketua Ponpes Al Fithrah KH Musyaffa' mengatakan, ponpesnya mempunyai sekitar 3.300 santri. Sebanyak 2.158 santri menetap dan menginap di ponpes. Sementara sisanya hanya mengaji pada sore hari.
Musyaffa' menambahkan,ponpes yang dipimpinnya bukanlah ponpes yang tertutup. Sosialisasi dengan masyarakat terjadi setiap hari dengan bebas. Setiap aktivitas ponpes juga disinergikan dengan warga sekitar.
"Selama ini kami belum pernah mendengar info soal gangguan dan kejahatan. Tetapi jika kami mendengar atau mengetahui, pasti akan kami laporkan ke polisi," tandas Musyaffa'.
(iwd/iwd)











































