KLM Karya Utama Karam di Laut, 12 ABK Selamat dan 1 Hilang

KLM Karya Utama Karam di Laut, 12 ABK Selamat dan 1 Hilang

- detikNews
Selasa, 06 Jan 2015 19:15 WIB
Situbondo - Sebanyak 12 ABK Kapal Layar Motor (KLM) Karya Utama II yang karam di Perairan Laut Masalembu, berhasil diselamatkan. Sebanyak 10 ABK ditolong kapal tangker kapal asing MV. Fodas Peso Adores dan 2 ABK lainnya diselamatkan kapal Pelni, saat terapung di tengah laut.

Saat ini, proses evakuasi 12 ABK dari dua kapal tangker itu ke Kapal Basarnas KN-225 baru selesai dilakukan.

"Sekarang 12 ABK sudah ada di atas kapal Basarnas. Sementara 1 ABK bernama H Sulaiman yang masih dinyatakan hilang," kata Zainul Arifin kepada detikcom, Selasa (6/1/2015).

Kepala BPBD Situbondo itu menerangkan, dari keterangan ABK selamat yang dihimpun Basarnas Jatim, KLM Karya Utama II yang ditumpanginya pecah dan karam di Perairan Laut Masalembu Madura. Saat itu, kapal dalam pelayaran dari Pelabuhan Jangkar Situbondo menuju Pelabuhan Kotabaru Banjarmasin.

Selain membawa 13 ABK, KLM Karya Utama II juga bermuatan 954 ekor ternak. Terdiri dari 204 ekor sapi dan 750 ekor kambing.

"Mesin induk kapal mati, water pomp untuk menguras air juga mati. Kapal sempat dipenuhi air, hingga akhirnya lambung kapal pecah dihantam ombak," papar Zainul Arifin.

KLM Karya Utama 2 bertolak dari Pelabuhan Jangkar, pada Jumat (2/1) pukul 22.00 Wib. Sesuai jadwal, kapal ini mestinya sudah tiba di Pelabuhan Kotabaru Banjarmasin, pada Minggu (4/1) pagi. Namun, hingga kini KLM Karya Utama 2 belum sampai ke kota tujuan. KLM Karya Utama II yang hilang kontak berwarna hijau kombinasi putih, dengan dominan warna hijau.

Berikut nama-nama 13 ABK KLM Karya Utama-II:

1. Syamsudin (Nakhoda)
2. Moh Hasin Mualim (Kapten kapal)
3. Runiyanto (Operator radio)
3. Massuri (Masinis)
4. Abd Hamid (Juru mudi)
5. Safi (Juru mudi)
6. H Sulaiman (Juru mudi/Belum dtemukan)
7. Abd Rahman (Juru mudi)
8. Abd Rafik
9. Sanidi
10.Yandi
11.Massudi
12.Heri
13.Ach Dhofir Lopeng alias I Ketut Lopeng

(fat/fat)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini