Zahriani yang akrab dipanggil Rani tersebut dibawa ke Rumah Sakit Semen Gresik untuk menjalani perawatan. Setelah dirawat, kondisi siswa asal Ngargosari, Kebomas, Gresik itu membaik.
"Memang sempat tak sadarkan diri, tetapi sekarang sudah siuman meski belum diperbolehkan pulang," ujar Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Ayub Diponegoro kepada detikcom, Rabu (17/12/2014).
Ayub mengatakan, selain melukai leher, pisau pelaku juga melukai dada Rani. Ayub menambahkan, kondisi Rani masih terlihat syok. Bayangkan saja, selama tiga jam, ia dikalungi pisau oleh pelaku Dirawat di Rumah Sakit yang teridentifikasi bernama Fuad Ahmad (32), asal Lombok Timur, NTB itu .
"Saya bawa Pak Bambang, petugas yang menyelamatkan korban ke rumah sakit, agar korban bisa senyum," tandas Ayub.
(bdh/bdh)











































