Video Hukum Cambuk Santri Diduga Direkam di Ponpes Urwatul Wutsqo

Video Hukum Cambuk Santri Diduga Direkam di Ponpes Urwatul Wutsqo

- detikNews
Senin, 08 Des 2014 11:41 WIB
Video Hukum Cambuk Santri Diduga Direkam di Ponpes Urwatul Wutsqo
File: detikcom
Jombang - Polisi menyelidiki video kekerasan terhadap santri yang tersebar luas di Jombang. Polres Jombang menyatakan, video hukum cambuk terhadap 3 santri diduga direkam di Pondok Pesantran (Ponpes) Urwatul Wutsqo Desa Bulurejo, Kecamatan Diwek, Jombang.

Kapolres Jombang, AKBP Ahmad Yusep Gunawan mengatakan, video hukum cambuk santri itu diduga direkam di Ponpes Urwatul Wutsqo. Ponpes ini berlokasi di Desa Bulurejo, Kecamatan Diwek, Jombang.

"Jadi memang kalau dari judul blog itu betul Urwatul Wutsqo. Namun, rekaman itu diambil di luar ponpes itu. Pihak pondok menyampaikan bahwa tahun 2010 an sempat muncul video tersebut. Makanya kita masih menunggu pengurus ponpesnya yang masih ke luar kota," ucap Yusep kepada wartawan, Senin (8/12/2014).

Yusep menuturkan, sejauh ini pihaknya telah memintai keterangan sejumlah pihak. Antara lain pengurus Ponpes Urwatul Wutsqo, dan penyebar video kekerasan tersebut.

"Selain itu, kita upayakan untuk menemui korbannya yang sekarang berada di Sidoarjo. Kalau melihat gambar yang muncul ada dua orang (korban) yang teridentifikasi," tuturnya.

Selain memastikan kebenaran lokasi eksekusi hukum cambuk tersebut, Yusep menegaskan, pihaknya juga tengah menyelidiki keaslian rekaman video tersebut. Hingga kini pihaknya belum menemukan unsur pidana atas adanya rekaman video ini.

"Untuk pelakunya kita masih melihat dulu konteksnya, karena ini untuk menyingkronkan video ini betul-betul riil atau tidak. Jangan sampai video ini hanya ciptaan, sambungan dan sebagainya. Apabila itu memenuhi unsur pidana akan kita proses sesuai ketentuan yang berlaku," tandasnya.

Rekaman video aksi penganiayaan terhadap santri salah satu pondok pesantren tersebar di Jombang. Dalam video berdurasi 5 menit 21 detik itu, terlihat 3 santri dipukuli dengan rotan oleh beberapa pria secara bergiliran. Ketiga santri dicambuk dengan mata tertutup dan diikat di pohon. (fat/fat)
Berita Terkait