Seluruh kaca rumah milik korban pecah, perabotan rumah dan motor juga mengalami rusak. Ibunda Sumbar bernama Sumi (50) harus dilarikan ke Puskesmas Grati, lantaran mengalami luka terkena pecahan kaca akibat ledakan bondet. Sementara warga lain bernama Farel juga mengalami luka.
Informasi yang dihimpun bentrokan pecah, Selasa (11/11/2014) dini hari. Diduga bentrokan dipicu masalah pembelian sapi oleh korban dari warga Paditan. Sapi tersebut diduga hasil curian.
Hal itu membuat warga Panditan marah dan langsung menyerbu Desa Rebalas dengan mengendarai motor dan dua truk. Setibanya di lokasi, segerombolan warga tiba-tiba langsung merusak rumah milik Sumbar dengan dilempari batu dan bondet.
Warga Desa Rebalas yang tak terima rumah tetangganya dirusak, akhirnya melakukan serangan balik ke pihak warga Desa Paditan dengan melempari batu serta berusaha menghadang dengan bersenjata tajam seperti pedang dan celurit.
"Kami tak terima rumah tetangga kami dirusak dan melakukan serangan balik," jelas ujar Rozi, warga Desa Rebalas.
Beruntung petugas kepolisian yang mendengar penyerbuan tersebut langsung datang ke lokasi. Petugas bahkan sempat memberi tembakan peringatan untuk membubarkan dua warga yang terlibat bentrokan tersebut. Polisi hingga kini masih melakukan penyelidikan.
"Yang jelas ini pengrusakan secara bersama-sama. Kami masih melakukan penyelidikan. Saat ini aparat masih berjaga di lokasi mengantisipasi hal yang tak diinginkan," kata Kasat Reskrim Polres Pasuruan Kota, AKP Bambang Sugeng.
(fat/fat)











































