"Salah satu penyakit kronis di Indonesia adalah korupsi. Partai NasDem hadir di saat penyakit korupsi yang luar biasa. Jika ada anggota legislatif NasDem yang macam-macam (korupsi) pasti dipecat di-PAW," kata Plt Ketua DPW Partai NasDem Jawa Timur, DR Efendi Choirie, didampingi Ketua Bidang Media & Komunikasi Publik DPP Partai NasDem Sri Sajekti Sudjunadi, Sekretaris NasDem Jatim Aminnurochman di Surabaya, Rabu (29/10/2014).
Pria yang biasa disapa Gus Choi menerangkan, ada 104 anggota legislatif yang duduk di DPRD kabupaten/kota, 4 anggota DPRD Jawa Timur dan 7 anggota DPR RI daerah pemilihan (dapil) Jawa Timur akan mengikuti 'Sekolah Legislatif' yang digelar 31 Oktober-2 November 2014 di Hotel Inna Simpang, Surabaya.
Dalam 'Sekolah Legislatif' mereka dibekali ilmu khusus agar cakap, berdedikasi dan memiliki standar kualitas yang sama, dan sesuai garis partai yang pro rakyat. Mereka akan mendapatkan pencerahan dan ilmu khusus dari sejumlah tokoh yang memiliki kompeten di bidangnya seperti, Prof DR Tjuk K Sukiadi dari Universitas Airlangga (Unair), Kajati Jatim, Wakil Gubernur Jawa Timur Syaifullah Yusuf dan nara sumber lainnya dari DPP Partai NasDem.
"Yang terpenting dari pembekalan itu, kader partai yang di dewan jangan sekali-sekali melalukan praktik-praktik yang mencederai hati rakyat. Jauhi korupsi ataupun segala bentuk transaksional. Untuk itu kita juga undang kejaksaan agar memberikan pencerahan," terang Gus Choi sambil menambahkan, anggota dewan dari NasDem tersebut juga akan diberikan pembelajaran tentang cara bagaimana masuknya Pendapatan Asli Daerah tersebut hingga penyusunan APBD. Serta menjadikan legislator tetap kritis yang membangun dan kebijakan-kebijakan yang pro rakyat.
Sementara itu, Ketua Bidang Media & Komunikasi Publik DPP Partai NasDem Sri Sajekti Sudjunadi menerangkan, pembekalan terhadap kader NasDem sudah dilakukan sejak pendaftaran sebagai calon legislatif. Bahkan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh membreifing, salah satu yang utama adalab persoalan integritas.
"Sejak penetapan caleg, daftar caleg tetap (DCT) maka caleg dapat orientasi. Jadi ketika menjadi anggota dewan, sekali lagi diingatkan pakta integritas," katanya perempuan yang juga menjabat sebagai Koordinator Wilayah Partai NasDem Jawa Timur ini. (roi/bdh)











































