Adri menuturkan, aksi pencurian itu terjadi sekitar pukul 10.00 Wib di depan showroom mobil miliknya yang berlokasi di Jalan Jayanegara, Desa Banjaragung Kecamatan Puri, Mojokerto. Setelah mengambil uang tunai dari bank, Adri memarkir mobil Nissan Xtrail warna silver miliknya di depan showroom tersebut. Sebuah tas berisi uang tunai Rp 100 juta dan surat-surat kendaraan dia tinggalkan di kursi depan mobil sebelah kiri.
Selang 30 menit kemudian, korban yang sedang berada di dalam showroom bersama tamunya, mendengar suara kaca pecah dari arah jalan. Khawatir terjadi sesuatu dengan mobilnya, pedagang mobil ini pun bergegas memeriksa mobil bernopol L 1361 FX itu.
"Saat saya lihat, kaca bagian depan sisi kanan mobil saya sudah pecah, yang bikin saya kaget lagi, tas yang saya letakkan di kursi depan sebelah kiri juga hilang," ucap Adri kepada wartawan di lokasi kejadian, Sabtu (25/10/2014).
Adri mengaku, dalam tas yang raib itu berisi uang tunai Rp 100 juta, serta beberapa surat kendaraan miliknya. Antara lain BPKB mobil Mazda nopol H 7280 GH, mobil kijang bernopol W 1580 RE, dan BPKB mobil Mitsubishi Lancer bernopol L 1340 CZ.
Selain itu, BPKB dan STNK motor Suzuki bernopol S 2192 TB, STNK mobil Mercy bernopol L 1329 BL, faktur asli mobil toyota Alphard bernopol B 183 Y, BPKB motor Suzuki Satria F bernopol S 5555 SS, serta dua buku tabungan atas nama Adri Cahyo Busono ikut raib digondol pelaku.
"Sebelum kejadian saya usai mengambil uang tunai dari bank untuk membayar mobil, uang yang saya bawa dari rumah Rp 40 juta, yang saya tarik dari bank Rp 60 juta, jadi ada Rp 100 juta di dalam tas saya," ungkapnya.
Mendapati hartanya raib, Adri pun melapor ke Mapolres Mojokerto Kota. Polisi telah melakukan olah TKP dan memintai keterangan sejumlah saksi mata di sekitar lokasi kejadian.
Dikonfirmasi terpisah, Kasat Reskrim Polres Mojokerto Kota AKP Maryoko mengatakan, dari keterangan sejumlah saksi di lokasi kejadian, pelaku berjumlah dua orang. Pelaku memakai helm dan mengendarai sepeda motor Scorpio warna merah.
Menurutnya, pelaku yang memecah kaca mobil korban sempat melepas helmnya. Pelaku memiliki tubuh kurus, tinggi, berkumis tipis dan memaakai jaket warna cokelat. Pelaku lainnya terus memakai helm dan menunggu di atas motor beberapa meter dari lokasi. Usai menjalankan aksinya, kedua pelaku kabur ke arah Terminal Kertajaya, Mojokerto.
"Kami sudah mendapatkan bukti rekaman CCTV di bank tempat korban mengambil uang, indikasinya pelaku membuntuti korban sejak mengambil uang di bank tersebut, dugaan sementara pelaku memecah kaca dengan obeng," tegas Maryoko.
(bdh/bdh)











































