Sayang, saat hendak ditangkap, keempat pemuda itu langsung kabur. Sementara korban yang masih duduk di bangku kelas II itu tergeletak tak berdaya di atas gubuk.
"Korbannya tidak berdaya, makanya langsung kami bawa ke rumah sakit," kata Brigadir Ginang, anggota polisi yang ikut datang ke lokasi kejadian.
Dari lokasi kejadian, polisi menemukan tiga botol plastik yang masih beraroma minuman keras. Selain itu, polisi juga mendapati sebuah tas berisi pakaian-pakaian milik korban. Konon, sebelum kejadian korban sengaja berusaha kabur dari rumahnya.
"Pergi mulai tadi malam. Saya tidak tahu punya masalah apa," tutur ayah korban di RSU dr Abdoer Rahem Situbondo.
Keterangan yang diperoleh detikcom menyebutkan, aksi tak senonoh segerombolan pemuda itu terjadi di sebuah gubuk sawah, tepat di belakang pabrik es Desa Sumberkolak Kecamatan Panarukan. Aksi para pemuda itu diketahui seorang karyawan pabrik es, yang curiga setelah mendengar suara perempuan menjerit.
Saat dilihat, ternyata ada empat orang pemuda yang sedang mengerubungi korban. Salah satunya bahkan terlihat menindih tubuh korban. Tahu begitu, si karyawan langsung mendatangi gubuk tempat korban diperlakukan tak senonoh. Sayang, saat itu keempat pemuda sudah memilih kabur.
"Korban masih dirawat di rumah sakit, kondisinya masih lemah. Jadi belum bisa dimintai keterangan. Diduga korban dicekoki miras dan dicabuli," tutur AKP Wahyudi, Kasubbag Humas Polres Situbondo
(bdh/bdh)











































