Berkedok Dukun Pesugihan, Pria Ini Pacari Janda Demi Kuras Harta

Berkedok Dukun Pesugihan, Pria Ini Pacari Janda Demi Kuras Harta

- detikNews
Kamis, 23 Okt 2014 15:52 WIB
Berkedok Dukun Pesugihan, Pria Ini Pacari Janda Demi Kuras Harta
Foto: Ghazali Dasuqi
Situbondo - Ada-ada saja ulah pria ini untuk mendapatkan harta. Berkedok sebagai dukun pengganda uang, Hadi Suyitno (34), berhasil menggaet hati seorang janda kaya berusia 53 tahun.

Selama tiga bulan pria asal Desa Gelung Kecamatan Panarukan keduanya menjalin hubungan asmara. Namun, cinta Hadi Suyitno yang hanya pura-pura kini telah mengantarnya ke dalam sel penjara.

Pria satu anak itu dipolisikan kekasih gelapnya berisinial AT, setelah membawa kabur harta bendanya. Selain sepeda motor Honda Beat, Hadi yang mengaku seorang haji juga melarikan sejumlah perhiasan emas 65 gram dan uang Rp 1 juta, milik janda asal Desa Talkandang Kecamatan Situbondo.

"Semalam tersangka berhasil ditangkap di sebuah acara hajatan di desanya. Kami mengamankan sepeda motor hasil kejahatan, 7 gelang emas, dan uang Rp 417 ribu. Sekarang masih kami kembangkan," kata Kasi Pidum Satreskrim Polres Situbondo, Ipda Sadali, Kamis (23/10/2014).

Keterangan yang diperoleh detikcom menyebutkan, perkenalan Hadi Suyitno dengan AT terjadi sejak tiga bulanan lalu. Hadi tertarik setelah melihat AT mengenakan aneka perhiasan emas di sebuah pasar di Situbondo. Pelaku pun bergegas mendatangi rumah AT, di Desa Talkandang Kecamatan Kota Situbondo. Untuk menggaet hati si janda, saat itu pelaku mengaku sebagai dukun pesugihan.

"Dia sama saya mengaku bernama Haji Gufron. Kalau datang pakai sorban," tutur AT di Mapolres Situbondo.

AT makin percaya, setelah Hadi Suyitno berhasil menunjukkan 'kemampuannya' di depan si janda. Konon, telur ayam yang diberikan AT kepada Hadi Suyitno, saat dipecah tiba-tiba berisi uang kertas Rp 100 ribu. Belakangan, diketahui jika kemampuan itu ternyata hanya trik Hadi Suyitno saja.

"Telurnya saya pecah, lalu diam-diam saya isi dengan uang. Selama pelarian saya sembunyi di Cermee Bondowoso, numpang-numpang di tempat orang," aku Hadi.

Namun AT yang tidak sadar, membuatnya semakin dekat dengan Hadi. Puncaknya terjadi awal Oktober lalu, saat Hadi pura-pura hendak membawa AT ke rumahnya. Dengan mengendarai Honda Beat milik AT, keduanya bertolak menuju arah Cermee Bondowoso.

Di tengah perjalanan, tepatnya di Desa Curahtatal Kecamatan Arjasa, AT yang duduk di boncengan tiba-tiba diminta turun. Saat itulah, Hadi Suyitno membawa kabur sepeda motor Honda Beat milik AT. Dalam jok sepeda motor korban terdapat uang Rp 1 juta, dan 16 buah gelang emas yang beratnya mencapai 65 gram.

"Tersangka tidak sendiri, ada rekannya yang masih dalam pengejaran. Sepeda motor sudah digadaikan Rp 3 juta oleh rekannya. Tersangka sendiri idapat jatah Rp 1,5 juta dan gelang emas 7 buah," tukas Ipda Sadali.

(fat/fat)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini