"Mogoknya sejak jam 08.00 WIB," ujar petugas PJR tol Aiptu Soleh saat dihubungi detikcom, Selasa (21/10/2014).
Soleh mengatakan, crane milik PT SUmber Multi Rejeki itu mogok karena pompa solarnya tidak bekerja. Karena tak mampu mengangkat solar, maka rodanya terkunci sehingga kendaraan tidak bisa dijalankan.
Crane tersebut mogok di lajur paling kiri dari tiga lajur yang ada. Meski dua lajur bisa dilewati namun mogoknya crane itu mengakibatkan bottle neck. Apalagi arus lalu lintas sedang padat-padatnya.
"Kemacetan ekornya sampai km 9.400 atau sekitar 5 Km-an," lanjut Soleh.
Soleh menambahkan, pihaknya terus berupaya menyingkirkan crane. Salah satunya adalah memanggil teknisi agar kerusakan pada pompa solar bisa diperbaiki.
"Sekarang kami sudah berupaya meminggirkan crane. Arus juga terus kami upayakan agarcair," tandasnya.
(iwd/fat)











































