Sekolah MAN di Mojokerto Dilalap Api, Tiga Bangunan Ludes

Sekolah MAN di Mojokerto Dilalap Api, Tiga Bangunan Ludes

- detikNews
Minggu, 19 Okt 2014 14:41 WIB
Sekolah MAN di Mojokerto Dilalap Api, Tiga Bangunan Ludes
Foto: Enggran Eko Budianto
Mojokerto - Kebakaran hebat melanda bangunan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Sooko, Desa Daleman, Kecamatan Sooko, Mojokerto, Minggu (19/10/2014). Akibatnya, bangunan 3 ruangan bekas rumah dinas Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) itu ludes dilalap api.

Penjaga asrama putri MAN Sooko, Miftah mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 12.00 Wib. Saat kejadian tidak ada kegiatan apapun di sekolah aliyah tersebut. Sayangnya kebakaran gedung yang bersebelahan dengan asrama putri MAN Sooko itu baru diketahui saat api telah membesar.

"Ada suara dar dor, tak kira angin, saya langsung lari saya nyaksikan kepulan asap dan api, posisi bangunan terkunci, saya sendirian hanya dengan siswi putri, sembari minta tolong warga saya berusaha memadamkan api dengan alat seadanya," ucap Miftah kepada wartawan di lokasi kebakaran.

Menurut Miftah, api diduga berasal dari tempat pembakaran sampah yang terletak tepat di sisi kiri bangunan yang terbakar. Meski tidak ada korban jiwa, api menghanguskan seluruh isi bangunan bekas rumah dinas (rumdin) Wakasek MAN Sooko itu.

"Api dari hari kemarin, karena hari ini tidak ada orang disini, isinya kertas, sampah, kayu bekas meja dan kursi," imbuhnya.

Sementara Muhammad Mubin (40), warga Desa Daleman yang rumahnya tepat di belakang bangunan yang terbakar mengatakan, kebakaran diketahui oleh warga yang sedang melintas di lokasi. Melihat api sudah membesar, warga sekitar berdatangan untuk membantu memdamkan api.

"Warga khawatir api menjalar ke bangunan asrama putri milik MAN Sooko yang berdekatan, dan juga rumah saya," ungkap Mubin.

Satu unit mobil pemadam kebakaran dari Pemkot Mojokerto tiba di lokasi sekitar pukul 12.30 Wib. Dibantu warga sekitar, PMK berhasil memadamkan api setengah jam kemudian. Hingga saat ini, petugas masih melakukan pembasahan untuk mengantisipasi api muncul kembali.

(fat/fat)
Berita Terkait