"Baunya memang nggak enak, busuk," kata Nur Rochman, salah seorang satpam Perumahan Dharmahusada Indah I kepada wartawan di lokasi, Sabtu (18/10/2014).
Nur Rochman mengaku yang mengetahui pertama kali adalah Budi, salah seorang tukang yang turut merenovasi rumah tersebut. Budi yang curiga melihat permukaan paving menggelembung dan bau busuk di sekitarnya melapor ke ayahnya, Yanto.
Yanto merupakan mandor proyek tersebut. Yanto juga curiga karena HP baik milik Awi dan Nur juga tidak bisa dihubungi. Yanto lalu mengajak Nur Rochman dan seorang satpam lagi, Darsono, untuk masuk ke rumah.
Benar saja apa yang dikatakan Budi. Bahkan Darsono yang penasaran sempat mencongkel 5 buah paving yang membuat bau busuk semakin menyengat. Saat paving dicongkel, terlihat ada kain warna biru menyembul dari dalam tanah.
"Kami lalu melapor polisi," lanjut Nur Rochman.
Nur Rochman menambahkan, rumah tersebut sudah direnovasi sebelum bulan puasa Juni lalu. Rumah tersebut rencananya dijadikan restoran steak. Renovasi dilakukan oleh 8-10 tukang. Untuk menjaga rumah tersebut, dua tukang yakni Awi dan Nur tidur di rumah tersebut.
(iwd/fat)











































