Kuartal III 2014, Kunjungan Kapal Pelabuhan Tanjung Perak Meningkat

Kuartal III 2014, Kunjungan Kapal Pelabuhan Tanjung Perak Meningkat

- detikNews
Sabtu, 18 Okt 2014 14:00 WIB
Surabaya - Arus kunjungan kapal di Pelabuhan Tanjung Perak pada triwulan III tahun 2014 meningkat 2% dibanding dengan periode sama tahun sebelumnya. Ini menunjukkan geliat arus perdagangan semakin meningkat di Jawa Timur dan Kawasan Timur Indonesia (KTI).

PT Pelabuhan Indonesia III (Pelindo III) Cabang Tanjung Perak Surabaya mencatat, selama triwulan III tahun 2014 telah melayani 10.257 unit kapal atau sebanding dengan 55.444.103 Gross Tonage (GT).

"Dibanding dengan triwulan III tahun 2013, capaian tahun ini naik sedikit," ujar Kahumas Pelindo III Cabang Tanjung Perak Dhany Rachmad Agustian dalam siaran pers yang diterima detikcom, Sabtu (18/10/2014).

Untuk satuan unit bila dibandingkan dengan tahun 2013 tercatat naik 2% dari tahun 2013. Kenaikan 2% ini patut diapresiasi mengingat tahun 2014 merupakan tahun politik yang cukup menyita perhatian bagi pelaku usaha baik dalam maupun luar negeri.

Berdasarkan jenis kapal, kapal peti kemas masih mendominasi dengan jumlah 3.419 unit dengan berat mencapai 27.368.946 GT, disusul kapal general cargo sebanyak 1.883 unit dengan berat mencapai 6.076.783 GT.

Selanjutnya adalah kapal penumpang hingga triwulan III tahun 2014 tercatat 988 unit atau setara dengan 7.413.297 GT dengan membawa 600.433 ribu orang penumpang yang naik dan turun melewati terminal penumpang.

Kemudian kapal tanker sebanyak 559 unit atau setara 4.056.644 GT dan kapal curah kering sebanyak 237 unit atau 5.787.670 dalam satuan GT.

Dalam rangka peningkatan pelayanan terhadap kapal lokal dan kapal pelra, akhir tahun 2014 segera dilakukan pengerukan kolam didepan dermaga Terminal Kalimas dengan posisi kade 1.451–1.850 dari kedalaman eksisting saat ini -0,5m s.d 1,4m LWS menjadi-2,5m LWS,

Pengerukan dilakukan menggunakan ekscavator amphibi atau ponton ekscavator sebagai alat keruknya. Hasil keruk nantinya akan direlokasi ke dumping area di sekitar Nilam Utara.

"Diharapkan setelah pengerukan ini dapat menambah jumlah pelayanan kapal di Terminal Kalimas yang selama ini rata-rata terdapat 90 unit kapal menjadi 120 unit kapal per bulan, " tandas Dhany.

(iwd/fat)
Berita Terkait