Ini Harapan Risma Soal Pasar Turi

Ini Harapan Risma Soal Pasar Turi

- detikNews
Selasa, 14 Okt 2014 19:10 WIB
Surabaya - Walikota Surabaya Tri Rismaharini tidak mengetahui perkembangan laporan dugaan korupsi di proyek pembangunan Pasar Turi. Alasanya Risma, yang melaporkan kasus tersebut adalah pedagang.

Pihaknya hanya meminta bantuan dari BPKP dan Kejaksaan untuk tindak lanjutnya terkait pembangunan Pasar Turi tersebut. Dan berharap pedagang segera dapat menggelar dagangannya di Pasar Turi.

"Saya tidak tahu persis di KPK, karena itu merupakan laporan dari pedagang," ujar Risma di Gedung Negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Selas (14/10/2014).

"Kami minta bantuan dari BPKP dan legal opinion dari kejaksaan untuk tindak lanjutnya, karena 14 Oktober ini hitungan kita kontrak fisiknya sudah selesai," kata walikota perempuan pertama di Surabaya ini.

Selain itu, Risma juga menegur investor terkait permintaan biaya operasional. "Kita tidak tahu karena itu dikontrak antara investor dengan pedagang," tuturnya.

Di kontrak penawaran Rp 45 ribu, tapi investor memintanya Rp 100 ribu. Pihaknya mengakui tidak menerima dokumen tersebut. Namun, pihaknya meminta agar dikembalikan lagi seperti semula.

"Kami dari kejaksaan, perguruan tinggi hati-hati sekali. Jangan sampai pedagang dirugikan. Yang utama adalah pembangunan Pasar Turi ditujukan bagaimana pedagang itu bisa berdagang dan beroperasi secepatnya dan sebagus mungkin sesuai dengan pembayaran yang sudah dilakukan," tandasnya.

(roi/bdh)
Berita Terkait