Peristiwa yang merenggut nyawa kembali terjadi di jalur poros Lamongan-Surabaya, tepatnya di Desa Gembong, Kecamatan Babat, Lamongan.
Mobil minibus ELF yang ditumpangi rombongan pengantin asal Jember
tabrakan dengan dua sepeda motor. Mobil tersebut berencana ke Bojonegoro. Akibat kejadian ini, setidaknya 1 orang tewas dan 8 korban lainnya luka-luka.
Kecelakaan ini bermula ketika kendaraan 18 Orang rombongan pengantin asal Jember ini melaju kencang dari arah timur. Tiba-tiba muncul pengendara sepeda motor yang memotong jalur minibus hendak menyeberang.
Kontan saja, hal ini membuat sopir minibus yang bernama Sujono Trisno, warga Karang Harjo, Kecamatan Silo Jember akibat panik dan tidak bisa menguasai laju kendaraannya.
Salah seorang saksi mata kejadian yang juga korban selamat, Nasir mengatakan, akibat tidak bisa menguasai laju kendaraannya, sopir pun akhirnya menabrak pengendara motor dan mobil yang mereka tumpangi pun sempat terguling beberapa kali pada Sabtu malam.
"Karena jaraknya terlalu dekat, mobil langsung menabrak sepeda motor dan terguling beberapa kali dan keluar jalu hingga sempat menyantap pengendara lainnya," tuturnya, Minggu (22/10/2014) pagi.
Akibat kejadian ini, 1 korban meninggal di lokasi kejadian dan 1 orang kritis dan kini dalam perawatan di rumah sakit. Pengendara sepeda motor yang bernama Sukar (42) warga Desa Maindu, Kecamatan Kedungpring tewas di lokasi kejadian.
Sementara, pengendara motor lainnya yang juga ditabrak minibus ini, yaitu Sumardi (25), warga Desa Datinawong RT 1/1 Kecamatan Babat kini kritis dan langsung dirawat di RS Muhammadiyah Babat.
Petugas Satlantas Polres Lamongan, Brigadir Polisi Jhonny mengatakan 7 penumpang minibus mengalami luka-luka dan langsung dibawa ke rumah sakit. "Satu tewas dan 7 luka," katanya.
(gik/gik)











































