Dinas PU Bina Marga dan Pematusan Kota Surabaya mengatakan jika selama ini pihaknya selalu rutin membersihkan kawasan tersebut agar tidak menyumbat pintu air di Morokrembangan.
"Itu memang sudah lama mas. Selama ini musuh kita ada di saluran. Karena susah mengubah pola kebiasaan warga tidak membuang sampah di sungai," kata Kasi Sarana Prasarana Pematusan, Heru Subiantoro pada detikcom, Kamis (18/9/2014).
Heru mengaku, pihaknya pernah dalam sehari melakukan pembersihan sampah di pintu air Morokrembangan hingga 2 dump truk lebih.
"Kita pernah bersihkan sehari penuh. Hasil penyaringan sampah pernah sampai lebih 2 dump truk," imbuhnya.
Menumpuknya sampah, kata dia, selain masih banyak warga sekitar aliran sungai yang membuang sampah, keterbatasan petugas yang melakukan penyaringan sampah di pintu air juga menjadi kendala.
"Petugas kita tidak hanya melakukan penyaringan sampah di pintu pintu air. Tapi juga membersihkan sampah di gorong-gorong box culvert," ujar dia.
Pihaknya juga tidak bisa memastikan jadwal pasti penyaringan sampah di pintu air di Surabaya.
(ze/fat)











































