Titipkan Bayi Hasil Hubungan Gelap, Pasangan Selingkuh Diperiksa

Titipkan Bayi Hasil Hubungan Gelap, Pasangan Selingkuh Diperiksa

- detikNews
Kamis, 11 Sep 2014 13:52 WIB
Titipkan Bayi Hasil Hubungan Gelap, Pasangan Selingkuh Diperiksa
Foto: Enggran Eko Budianto
Mojokerto - Pasangan selingkuh Joedi Susetio Pudji Rahardjo (59) dan Tiyana (41) terpaksa harus berurusan dengan pihak berwajib. Pasalnya, pasangan tanpa hubungan pernikahan ini menitipkan bayi laki-laki hasil hubungan gelap mereka ke Puskesmas Blooto, Mojokerto. Keduanya sempat tidak mengakui bayi tersebut adalah buah hatinya.

Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Wiji Suwartini mengatakan, pasangan selingkung yang sama-sama sudah berkeluarga itu menitipkan bayi laki-laki yang baru lahir ke Puskesmas Blooto sekitar pukul 23.00 Wib, Rabu (10/9). Pasangan asal Desa Kedungmaling, Kecamatan Sooko, itu mengaku menemukan bayi di areal persawahan wilayah Dlanggu.

"Kondisi bayi masih belum dibersihkan dan masih lengkap dengan tali pusarnya. Kemudian dirawat oleh pihak puskesmas, dan petugas menyuruh pasangan menuliskan alamat lengkap mereka," kata Wiji Kepada wartawan saat ditemui di kantornya, Kamis (11/9/2014).

Pagi harinya, Wiji menuturkan, petugas Puskesmas Blooto melaporkan penitipan bayi tersebut ke Mapolsek Prajurit Kulon. Berbekal alamat lengkap Joedi dan Tiyana, polisi pun menjemput keduanya untuk dimintai keterangan.

"Saat ditanya oleh polsek 'mbulet', pengakuan awal dititipi saudaranya orang Pacet yang kerja di karaoke, namun petugas yang melihat ibunya (Tiyana) kondisinya pucat, kemudian diperiksakan ke puskesmas. Dari situ, kedua pasangan ini mengaku jika bayi itu hasil hubungan mereka," ungkap Wiji.

Masih menurut Wiji, sebelum melahirkan, ibu bayi sedang jalan-jalan di kawasan Dlanggu dibonceng Joedi. Tanpa diduga, Tiyana merintih kesakitan tanda akan melahirkan. Karena panik, Joedi menghentikan sepeda motornya di pinggir jalan yang sepi dan menolong persalinan putranya itu.

"Ibu bayi mengaku melahirkan sekitar pukul 21.00 Wib ditolong oleh si laki-laki. Keduanya pasangan selingkuh, laki-laki sudah berkeluarga, termasuk yang perempuan. Karena puskesmas terdekat tutup, maka dibawa ke Puskesmas Blooto," tutur Wiji.

Wiji menegaskan, belum ditemukan adanya unsur pidana dalam kasus ini. Menurutnya, orang tua bayi tidak berniat untuk menelantarkan anak mereka.

"Sejak awal bayi ini dikehendaki oleh orang tuanya, namun kondisinya bingung maka dititipkan ke puskesmas. Kalau berniat tidak baik, pasti bayinya sudah dibuang dan sejak awal mereka tidak mau meninggal identitas mereka di Puskesmas Blooto," tandasnya.

Hingga kini, bayi laki-laki sepanjang 51 cm dan berat 3,6 Kg itu masih dirawat di Puskesmas Blooto. Kondisi bayi sempat mengalami hypothermia (kedinginan), telah membaik. Sementara kedua orang tua sang bayi masih menjalani pemeriksaan di Unit PPA Polres Mojokerto Kota.

(fat/fat)
Berita Terkait