Kampus Unair di Banyuwangi Mulai Kuliah Perdana

Kampus Unair di Banyuwangi Mulai Kuliah Perdana

- detikNews
Senin, 08 Sep 2014 16:32 WIB
Kampus Unair di Banyuwangi Mulai Kuliah Perdana
Foto: Putri Akmal
Banyuwangi - Universitas Airlangga (Unair) di Kabupaten Banyuwangi, resmi mulai proses perkuliahan hari ini, Senin (8/9/2014). Perguruan tinggi negeri terbaik itu membuka 4 program studi yakni Kedokteran Hewan, Budidaya Perairan, Akuntansi dan Kesehatan Masyarakat.

"Ini bagian dari upaya memajukan kualitas sumberdaya manusia (SDM) Indonesia melalui dunia pendidikan," ujar Wakil Rektor I Unair Prof Dr Achmad Syahrani, MS Apt, saat membuka kuliah pertama Unair kampus Banyuwangi.

Untuk tahun ini, ada 153 mahasiswa Unair kampus Banyuwangi. Mereka datang dari berbagai daerah di Indonesia dan para mahasiswa ini menempuh perkuliahan di gedung serbaguna SMA 1 Giri Banyuwangi yang disulap menjadi gedung belajar Unair.

"Kami pastikan untuk terus menjaga kualitas proses perkuliahan di Banyuwangi ini tidak berbeda dengan Unair Surabaya. Ini sesuai sistem jaminan mutu Unair yang akreditasinya A. Tentunya dengan sarana dan prasarana yang akan terus dilengkapi," imbuhnya.

Untuk tenaga pengajar, setiap prodi ada 8 dosen tetap yang tinggal di Banyuwangi. Sejumlah guru besar Unair juga mengajar di Banyuwangi, seperti Guru Besar Fakultas Perikanan dan Kelautan Unair. Tak hanya itu, Unair juga melibatkan 3 dosen yang merupakan putra daerah Banyuwangi. Tenaga pendidik dan Guru Besar Unair juga siap untuk berbagi ilmu di universitas swasta di Banyuwangi.

"Kita sudah ada izin pendirian dan izin penyelenggaraan program pendidikan. Untuk hal ini kami sudah legal. Tenaga pendidik, administrasi untuk pelayanan akademik dan lain-lain juga sudah siap. Tenaga pendidik kita juga siap jika diminta berbagi ilmu dengan universitas swasta lainnya di Banyuwangi," tegasnya.

Meski secara fisik bangunan kampus Unair di Banyuwangi terlihat begitu sederhana, Dina Defiana (18) mahasiswa prodi Kedokteran Hewan Unair Banyuwangi menambahkan mengaku memilih kota gandrung, sebab dinilai Banyuwangi masih banyak potensi yang bisa digali.

Sarana praktek dalam kegiatan perkuliahannya juga dianggap sejajar dengan Unair di Surabaya. Terlebih lagi untuk kegiatan praktek prodinya juga telah kerjasama dengan Dinas Peternakan Banyuwangi

"Banyuwangi masih bagus SDM hewannya, asri, komplit daripada di Surabaya. Masih banyak potensi yang bisa digali di Banyuwangi. Sarana pendidikannya udah sama seperti Unair Surabaya. Peralatan dan perlengkapan untuk praktek udah disiapkan lengkap," ujar remaja berkerudung itu.

Sementara itu, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas berharap, kehadiran Unair kampus Banyuwangi bisa menjadi pemacu peningkatan kualitas SDM daerah. Pada tahun-tahun berikutnya jumlah mahasiswa akan semakin berlipat, sehingga pergerakan ekonomi kian besar.

"Saat ini telah muncul lapangan ekonomi baru, ada warga membuka pondokan, menjual makanan, dan jasa penunjang lain. Dan yang bikin surprise, ternyata mahasiswanya datang dari seluruh Indonesia. ini melengkapi ke-bhinneka-an yang sudah ada di Banyuwangi," pungkas Anas.

(fat/fat)
Berita Terkait