Bentoel Group Tawarkan Program Pengunduran Diri Bagi Buruh

Bentoel Group Tawarkan Program Pengunduran Diri Bagi Buruh

- detikNews
Senin, 08 Sep 2014 15:07 WIB
Malang - Bentoel Group menawarkan program pengunduran diri kepada buruh. Efesiensi ini dilakukan mulai hari ini untuk mengkonsilidasikan operasional pabrik.

"Pengunduran diri kami tawarkan secara sukarela kepada buruh, dan mereka kami berikan waktu untuk memikirkan," kata Head of Corporate & Regulatory Affairs Bentoel Group Shaiful Bahari Mahpar kepada wartawan di perusahaannya Jalan Raya Karanglo, Senin (8/9/2014).

Dia mengungkapkan, efesiensi ini tidak bersifat memaksa. Para buruh bebas menentukan pilihannya. Pihaknya juga bakal memberikan kompensasi mengadu pada perundang-undangan yang berlaku.

"Dan juga reward perusahaan terhadap buruh tersebut sesuai masa kerjanya. Kami akan memberikan pelatihan untuk mengelola kompensasi yang diterima," ungkapnya.

Shaiful enggan menyebut berapa jumlah buruh yang terkena program efesiensi ini. Yang jelas seribu buruh yang tersebar di belasan pabrik akan menerima tawaran tersebut.

"Kami tidak tahu berapa jumlahnya, karena program masih ditawarkan. Yang jelas ada seribu karyawan yang dimiliki," sebutnya.

Dia mengaku, efesiensi terjadi karena beberapa faktor, diantaranya menurunnya pangsa pasar, kenaikan harga BBM tahun lalu, serta Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No 131 Tahun 2013 tentang penetapan golongan dan tarif cukai hasil tembakau terhadap pengusaha pabrik hasil tembakau yang memiliki hubungan keterkaitan.

"Banyak penyebab, hingga perusahaan menerapkan efesiensi ini. Salah satunya PMK 131 dan menurunnya pasar rokok nasional," tegasnya.

Ditanya sasaran buruh mendapatkan tawaran pengunduran diri sukarela. Shaiful hanya menjelaskan, penawaran berlaku bagi semua karyawan tetap, khusus pekerja kasar.

"Semuanya mayoritas pekerja untuk SKM, bukan SKT. Karena kita masih membutuhkan merek. Efesiensi juga tidak berafiliasi pada penutupan pabrik," jelasnya.

Sebelumnya, tersiar kabar di kalangan buruh akan terjadi PHK massal hari ini. Aparat kepolisian pun bersiaga sejak pagi di sejumlah pabrik terbesar ke-4 di Indonesia itu.

(fat/fat)
Berita Terkait